Tinggal menunggu waktu saja pengumuman Asia secara official masuk ke jurang resesi. Termasuk di dalamnya Indonesia.

Gelombang resesi terus meluas ke beberapa negara karena terdampak pandemi virus corona (COVID-19). Kali ini ekonomi Uni Eropa minus 11,9% pada kuartal II-2020, sehingga mengalami resesi karena pada kuartal I juga minus 3,2%.

Ekonomi tersbesar di Eropa, seperti Jerman mengalami pertumbuhan negatif hingga minus 10,1%. Prancis turun hingga 13,8%, Italia 12,4% dan Spanyol anjlok 18,5%.

Ekonom Core Piter Abdullah, gelombang resesi akan terus terjadi di beberapa negara, termasuk benua Asia dalam waktu dekat. Keterpurukan ekonomi akibat pandemi vrius corona terus berlanjut.

"Tinggal menunggu waktu saja pengumuman Asia secara official masuk ke jurang resesi. Termasuk di dalamnya Indonesia," ujar Piter, di Jakarta, Senin (3/8/2020).

Dia melanjutkan, di tengah wabah hampir tidak ada negara yang mampu dan kuat secara perekonomian. Sehingga jurang resesi pasti diharapi semua negara.

"Wabah membatasi aliran manusia, barang dan juga uang. Negara yang bergantung kepada ekspor terkena pukulan yang paling besar Karena kontraksi Ekspor akibat melemahnya ekonomi global," katanya.

Negara-negara yang mengandalkan konsumsi domestik walaupun tidak terlalu dalam juga mengalami kontraksi. "Semua negara harus bersiap dengan kondisi yang terburuk," tandasnya.