Partai Demokrat harus selalu ada di hati masyarakat. Meskipun, sekarang ada di luar pemerintahan.

Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas menyatakan bahwa partainya harus selalu ada di hati masyarakat. Meskipun, sekarang ada di luar pemerintahan.

Ibas menyampaikan itu saat mendampingi Ketua Umum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam silaturahmi dengan pimpinan dan anggota FPD DPR di Kompleks Parlemen Senayan, akhir pekan lalu.

“Kita boleh di luar pemerintahan, tetapi kita tidak boleh di luar hati dan pikiran rakyat. We must be in the heart and mind of the people (Kita harus ada di hati dan pikiran rakyat, red)," ujarnya.

Karenanya, Ibas meminta seluruh kader PD di DPR meningkatkan kinerja dan sinergisitas. "Mari kita tingkatkan kinerja serta sinergi dengan cerdas dan ikhlas," tegasnya.

Lebih jauh Ibas menyinggung soal pandemi Covid-19 yang tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga perekonomian dan kesejahteraan rakyat. Mantan sekretaris jenderal PD itu mengajak seluruh legislator partainya bergerak membantu rakyat.

“Action speaks louder than words (tindakan lebih bermakna ketimbang omong doang, red). Kita harus bersatu bergerak dalam kesunyian dan ketidakpastian ini demi rakyat kita,” tegasnya.

AHY pun mengaku sepakat dengan pernyataan Ibas. Putra sulung Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu  menegaskan bahwa partainya harus senantiasa hadir di tengah-tengah rakyat.

“Saya sepakat dengan Mas Ibas. Kepentingan Demokrat adalah terus menerus dan makin kuat menyalurkan aspirasi rakyat. Kita sama-sama ingin mewujudkan harapan rakyat,” ujar AHY.

Mantan tentara itu pun mengaku optimistis bahwa masyarakat akan makin menerima keberadaan PD. AHY meyakini partai yang didirikan ayahnya itu akan mampu memenangi Pemilu 2024 sebagaimana PD berjaya pada Pemilu 2009.