angka kematian akibat virus Corona mencapai 733.285.

Pandemi corona hingga kini masih belum berakhir dan makin bertambah. Kasus COVID-19 di seluruh dunia hingga Senin (10/08/2020) mencapai 20.005.7171.

Data statistik Worldometers mencatat sekitar 12.883.999 diantaranya dinyatakan sembuh dan angka kematian akibat virus Corona mencapai 733.285.

Banyaknya jumlah korban meninggal dunia secara global membuat virus asal Wuhan, China itu bak malaikat pencabut nyawa.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo dalam Rapat Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD 2020 dan Sosialisasi Penggunaan Masker melalui virtual, Senin (10/8/2020).

"Saya mengatakan, COVID-19 ibarat malaikat pencabut nyawa karena korban telah mencapai 700 ribu orang (di dunia). COVID-19 bukanlah rekayasa, COVID-19 bukanlah konspirasi, ancamannya nyata," katanya.

Selain itu, Doni juga mengatakan, bahwa COVID-19 belum diketahui akan berakhir kapan. Sekalipun telah mendapatkan vaksin, tetapi vaksin tersebut harus menunggu untuk mendapatkan giliran. "Karena jumlahnya juga yang sangat sangat terbatas," kata dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota, segera menyiapkan strategi untuk melindungi kelompok rentan.

Adapun kelompok rentan tersebut adalah mereka yang secara usia sudah di atas 60 tahun. Pasalnya, sebanyak 85 persen angka kematian akibat COVID-19 di Tanah Air berusia di atas 50 tahun dengan memiliki komorbid.

Sedangkan, jenis komorbid yang paling beresiko adalah hipertensi, diabetes, jantung, asma, kanker, ginjal, dan beberapa penyakit penyerta lainnya.

"Sehingga apabila kita mampu melindungi kelompok rentan ini, maka paling tidak bisa memberikan perlindungan 85 persen bagi warga masyarkat kita," kata dia.

"Termasuk juga upaya yang harus lebih serius yang diberikan kepada seluruh kepala dinas kesehatan baik di tingkat provinsi, termasuk kabupaten/kota untuk mampu memberikan perlindungan kepada para dokter," katanya.

Diketahui, Amerika Serikat masih menjadi negara dengan infeksi virus Corona tertinggi di dunia yakni sebanyak 5.197.083, bertambah 45.488 kasus dalam tempo 24 jam.

Tak hanya itu, angka kematian di AS juga masih berada di urutan pertama yakni sebanyak 165.565 korban jiwa.

Sementara di Indonesia, hingga kini kasus COVID-19 telah mencapai 127.083 kasus. Kemudian pasien sembuh sebanyak 82.236, meninggal dunia 5.765 orang, dan suspek 84.139 orang.