Realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk perlindungan sosial hingga 16 Oktober 2020.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (DJPB) telah menyampaikan perkembangan realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk perlindungan sosial hingga 16 Oktober 2020.

Beberapa bagian dari program perlindungan sosial ini meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bansos Jabodetabek, Bansos Non-Jabodetabek, Kartu Sembako, Kartu Prakerja, Bansos Beras bagi Penerima PKH, Bantuan Langsus Tunai, dan Bansos Tunai.

Berikut ini, dikutip Kontan adalah masing-masing perkembangan realisasi yang dijabarkan oleh DJPB :

Pertama, realisasi program perlindungan sosial untuk program keluarga harapan (PKH) telah disalurkan sebesar Rp 36,26 triliun atau sekitar 97 persen dari total anggaran Rp 37,4 triliun. Kucuran PKH juga telah disalurkan untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Kedua, program kartu sembako melalui bansos kartu sembako (BPNT) telah disalurkan hingga Rp 33,97 triliun atau sekitar 78 persen dari total anggaran Rp 43,6 triliun. Program sembako ini juga telah disalurkan untuk 19,41 juta KPM.

Ketiga, program paket sembako Jabodetabek telah direalisasikan sebesar Rp 4,77 triliun atau sekitar 70,1 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp 6,8 triliun. Program ini telah disalurkan untuk 1,9 juta KPM.

Keempat, program kartu prakerja telah terealisasikan sebesar Rp 19,87 triliun atau setara dengan 99,35 persen dari total anggaran Rp 20 triliun. Kartu Prakerja ini juga telah disalurkan hingga sekitar 5,59 juta peserta.

Kelima, program bansos tunai non-Jabodetabek telah disalurkan sebesar Rp 27,17 triliun atau sekitar 84 persen dari total anggaran Rp 32,4 triliun untuk 9,18 juta KPM.

Keenam, program bantuan langsung tunai (BLT) dana desa telah terealisasikan sebesar Rp 13,49 triliun atau sekitar 42,4 persen dari total anggaran sebesar Rp 31,80 triliun. Program ini juga telah disalurkan untuk 7,55 juta KPM.

Ketujuh, program bansos tunai bagi penerima sembako non PKH yang sudah disalurkan hingga 100 persen atau Rp 4,50 triliun untuk 9 juta KPM.

Kedelapan, program bansos beras bagi penerima PKH telah disalurkan sebesar Rp 90,17 miliar untuk 2 juta KPM hingga 16 Oktober 2020.

"Realisasi ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengurangi kesulitan ekonomi yang dialami," tutup DJPB Kemenkeu yang dikutip melalui media sosial, Senin (26/10).