Calon Kapolri adalah seorang perwira tinggi di Korps Bhayangkara yang masih aktif dan juga memenuhi sejumlah persyaratan yang diatur dalam UU seperti jenjang kepangkatan dan karier.

Kapolri Jenderal Idham Azis akan pensiun pada awal 2021. Terkait hal ini, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku telah mengumpulkan data para calon pengganti Idham sebagai Kapolri. 

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menjelaskan, pihaknya telah mulai menggodok sejumlah nama yang akan disodorkan kepada Presiden Jokowi sebagai calon Kapolri. Dalam hal ini, Poengky menjelaskan, Kompolnas berpedoman pada Pasal 11 ayat (6) Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam beleid itu diatur bahwa calon Kapolri adalah seorang perwira tinggi di Korps Bhayangkara yang masih aktif dan juga memenuhi sejumlah persyaratan yang diatur dalam UU seperti jenjang kepangkatan dan karier.

"Biasanya cepat [pembahasan nama-nama calon Kapolri]. Kami sudah ada data-datanya. Masih ada waktu," ujar Poengky, Rabu (11/11/2020).

Menurut Poengky, pihak Kompolnas masih akan mendalami rekam jejak, latar belakang, dan prestasi dari calon-calon Kapolri tersebut. "[Kompolnas] akan memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk calon-calon yang track record dan prestasinya terbaik," ucap Poengky.

"Berdasarkan UU nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia pasal 38 ayat (1) huruf b Kompolnas bertugas memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri," tambah Poengky.

Diketahui, Jenderal Pol Idham Azis akan memasuki masa purnatugas pada Januari tahun depan lantaran sudah berusia 58 tahun. Idham dilantik Presiden Jokowi sebagai Kapolri di Istana Negara pada 1 November 2019. Sebelumnya, Idham menggantikan posisi Tito Karnavian.

Lalu, siapakah jenderal yang beruntung menggantikan posisi Idham Aziz sebagai Kapolri?