Kedua, tidak adanya antisipasi terhadap kegiatan Rizieq Shihab begitu kembali ke tanah air. Hal itu, kata dia, akibat dianggap enteng tadi.

Kapolri Jenderal Idham Azis memiliki wewenang untuk mencopot Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Sufahriadi dari jabatannya. 

Dua Kapolda itu dianggap tidak mengetatkan protokol kesehatan (prokes) Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 terkait dengan kerumunan massa pada acara Maulid Nabi dan pernikahan yang diadakan Pemimpin Tertinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, di Petamburan, Jakarta dan saat kunjungan ke Puncak, Bogor, Jabar.

Analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengatakan, ada tiga hal yang menyebabkan hal ini terjadi yang kemudian berujung pada pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar.

Pertama, kesalahan sudah dimulai semenjak menganggap enteng jumlah pendukung Rizieq Shihab, sehingga Menko Polhukam Mahfud MD mempersilahkan masyarakat untuk menjemput 'sang habib' ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020).

"Di luar dugaan, penjemput Habib Rizieq membludak menyebabkan terjadinya kemacetan parah dan mengganggu jadwal sejumlah penerbangan," ujar Iwel Sastra di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Kedua, tidak adanya antisipasi terhadap kegiatan Rizieq Shihab begitu kembali ke tanah air. Hal itu, kata dia, akibat dianggap enteng tadi.

"Kehadiran Habib Rizieq dalam acara-acara yang dihadiri, pesertanya sangat membludak. Ini terkait antisipasi pihak keamanan dan cara penanganan apabila terjadi kerumunan. Apa yang harus dilakukan jika berhadapan dengan massa jumlah banyak?" tuturnya.

Dua Kapolda Dicopot, Pimpinan Komisi III: Penggantinya Harus Lebih Tegas Tindak Pelanggar Prokes.

Ketiga, lanjut Iwel Sastra, langkah Kapolri melakukan pencopotan ini karena kasus ini begitu ramai bergulir dan banyak protes dari masyarakat, termasuk di media sosial, bahkan relawan yang selama ini terlibat dalam penanganan COVID-19.

"Ini juga yang rasanya membuat Kapolri dengan segera mencopot Kapolda Metro dan Kapolda Jabar. Jangan sampai kemudian muncul desakan agar Kapolri-nya yang dicopot atau bisa juga muncul desakan agar Menko Polhukam yang dicopot, karena dianggap tidak bisa melakukan antisipasi kedatangan Habib Rizieq dan berbagai kegiatannya," tandasnya.

 

RMOL