Hanya tinggal tiga minggu, praktis tinggal tiga minggu. Jadi, semuanya saya minta konsentrasi kepada yang namanya realisasi belanja 2020.

Presiden Joko Widodo meminta seluruh jajarannya untuk berkonsentrasi merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Jajarannya diminta membelanjakan APBN 2020 dalam waktu tiga minggu.

"Hanya tinggal tiga minggu, praktis tinggal tiga minggu. Jadi, semuanya saya minta konsentrasi kepada yang namanya realisasi belanja 2020," kata Jokowi dalam sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 1 Desember 2020.

Kepala Negara juga meminta kementerian/lembaga, terutama yang memiliki anggaran besar, agar segera membelanjakannya di Januari 2021. Jokowi tidak ingin jika kementerian/lembaga baru berbelanja di Februari.

"Saya ingatkan sekali lagi, belanja-belanja semuanya bisa segera direalisasikan di awal Januari, di awal tahun, sehingga mestinya lelang dimulai sekarang karena Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sudah kemarin dibagikan bisa dilelangkan segera," jelasnya dikutip Medcom.

Untuk APBN 2021 Jokowi memfokuskan pada empat hal. Pertama, pada penanganan kesehatan khususnya untuk penanganan covid-19, utamanya akan fokus kepada vaksinasi.

Kedua, berkaitan dengan perlindungan sosial, terutama bagi kelompok kurang mampu dan rentan. Ketiga, program pemulihan ekonomi, terutama untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keempat, untu reformasi struktural baik kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan lainnya.