MoU tersebut juga terkait One Belt One Road (OBOR) antar kedua pihak dan visi Indonesia tentang Poros Maritim Global, terutama dalam mendorong proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Pemerintah Indonesia dan China telah menandatangani kesepakatan kerja sama (MoU) di berbagai bidang strategis. Antara lain kesediaan untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam penyediaan vaksin Covid-19, proyek ekonomi besar, pengembangan digital dan keamanan laut.

Penandatangan kesepakatan tersebut telah diteken pada Selasa (12/1/2021) kemarin, di Parapat, Sumatera Utara.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga disaksikan oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, mewakili Pemerintah Indonesia dalam penandatanganan MoU dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi bersama delegasinya.

"Sebagai negara berkembang utama, China dan Indonesia harus bekerja sama mendukung satu sama lain dan memperdalam kerja sama yang memiliki signifikansi strategis untuk menjaga perdamaian dan pembangunan regional serta mempromosikan stabilitas dan kemakmuran dunia," kata Wang Yi mengutip dari Xinhua, Rabu (13/1/2021).

Wang Yi dikutip Kompas.com menambahkan, pihaknya berkeinginan untuk terus bekerja sama dengan Indonesia mendorong keterjangkauan vaksin Covid-19 di negara berkembang dan negara muslim.

Selain itu, MoU tersebut juga terkait One Belt One Road (OBOR) antar kedua pihak dan visi Indonesia tentang Poros Maritim Global, terutama dalam mendorong proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Pemerintah China juga menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan Indonesia pada bidang pariwisata, pertanian, perdagangan, keamanan digital, keselamatan pelayaran, penelitian kelautan, dan perlindungan terhadap lingkungan.

Sementara itu, Luhut juga menyampaikan apresiasinya kepada China atas dukungan mereka yang tepat waktu dalam menyediakan vaksin covid. Luhut berharap, dapat terus bekerja sama dengan China dalam hal vaksin, penelitian dan pengembangan obat, serta pertukaran tenaga medis.

Lebih lanjut kata Luhut, Indonesia bersedia bekerja sama dengan pihak China untuk mempercepat pembangunan yang termasuk di dalam OBOR, dan mendorong kemajuan proyek-proyek besar seperti kereta cepat Jakarta-Bandung dan kawasan industri.

"Indonesia juga menyambut baik peningkatan investasi dari China dan juga menantikan bisnis kendaraan listrik dari China," kata Luhut.

Indonesia juga berkeinginan untuk memperkuat keamanan siber dan kerja sama maritim dengan China, mendorong perdagangan bilateral, mempromosikan ekspor produk pertanian dan perikanan RI ke China, dan memperdalam kerja sama keuangan.