Hal ini dilakukan untuk menekan semakin ganasnya tingkat penularan kasus COVID-19 di Indonesia.

Pemerintah resmi mengumumkan memperpanjang pelarangan Warga Negara Asing (WNA) masuk ke Indonesia mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021. Hal ini dilakukan untuk menekan semakin ganasnya tingkat penularan kasus COVID-19 di Indonesia.

"Untuk pembatasan yang WNA ke Indonesia juga dilakukan perpanjangan pelarangan, tanggal 26 Januari sampai dengan 8 Februari 2021," kata Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto, Kamis (21/01).

Selain pelarangan WNA, Airlangga juga sebelumnya mengumumkan bahwa pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali selama dua minggu ke depan terhitung mulai 26 Januari - 8 Februari 2021.

Keputusan perpanjangan pembatasan ini diambil karena kasus COVID-19 di Indonesia yang terus melonjak. Data hingga Senin, akumulasi kasus COVID-19 mencapai 939.948 orang dengan tingkat kesembuhan 81,2 persen, tingkat kematian sebesar 2,9 persen, dan positivity rate sebesar 16,6 persen.

Pemberlakuan PPKM Jawa-Bali selama dua pekan sebelumnya di 7 provinsi, yakni; DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Yogya, Jatim, dan Bali dan 77 kabupaten/kota dinilai masih belum bisa menurunkan kasus aktif.

"Hasil monitoringnya mengatakan bahwa beberapa daerah secara nasional dari 73 kabupaten/kota, ada 29 kabupaten/kota masih berisiko tinggi di 41 kabupaten/kota risiko sedang, dan 3 kabupaten/kota risiko tinggi," tutur Airlangga.

Dari 7 provinsi yang diberlakukan PPKM, hanya Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengalami penurunan kasus Covid-19. Makanya, pemerintah pun memperpanjang PPKM dan pembatasan kedatangan WNA.