Ia resmi menjabat sebagai menteri pertama di kabinet AS yang berstatus gay.

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden memilih Pete Buttigieg menjadi menteri transportasi dalam kabinetnya. Penunjukkan Buttigieg menjadi sejarah dalam pemerintahan negeri Paman Sam. Ia resmi menjabat sebagai menteri pertama di kabinet AS yang berstatus gay.

Dalam pidato resminya, Buttigieg secara lantas memperkenalkan dirinya dan sang suami di depan para senat. Pria yang diperkenalkan Buttigieg sebagai suaminya di hadapan Senat, Chasten, adalah seorang guru drama dan juga penulis. Mereka disebutkan menikah pada 2018 silam. 

Perkenalan Buttigieg di hadapan para senator AS menjadi viral di media sosial. Dilansir dari ABC News, dalam kesempatan tersebut Buttigieg juga  mengucapkan terima kasih kepada Presiden Biden yang telah memberikannya kepercayaan sebagai anggota kabinet AS.

"Saya juga ingin menggunakan momen ini untuk memperkenalkan suami saya Chasten," kata Buttigieg seperti dilansir dari ABC News.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya atas pengorbanan dan dukungannya yang membuat ini menjadi mungkin bagi saya untuk melakukan layanan publik ini."

Buttigieg sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota South Bend, Indiana. Pria lulusan Harvard dan Oxford ini menjadi orang gay pertama yang secara terbuka menggelar kampanye kepresidenan besar-besaran di AS.

Ia juga menjadi pesaing berat Biden dalam bursa pencalonan presiden di internal Partai Demokrat. Dalam persaingan ini, Buttigieg juga bersaing ketat dengan sejumlah calon seperti Kamala Harris yang saat ini telah menjabat sebagai Wakil Presiden AS, Senator Vermont Bernie Sanders, dan calon Demokrat lainnya sebelum akhirnya pendukung Biden.

Biden sebelumnya juga telah memperkenalkan Buttigieg sebagai anggota kabinet termudanya. Tak hanya itu, ia juga mengenalkan rekannya di Partai Demokrat itu sebagai gay pertama dalam kabinet pemerintahannya.

"Dan hari ini yang kesembilan, calon gay pertama yang secara terbuka memimpin departemen kabinet dan adalah salah satu anggota kabinet termuda," kata Biden saat memperkenalkan Buttigieg beberapa waktu lalu.

Keputusan Biden tersebut telah dipuji oleh Kampanye Hak Asasi Manusia (HRC). Mereka menilai Buttigieg dapat menjadi suara dan mengangkat hak-hak kaum LGBTQ di pemerintahan AS.

"Suaranya sebagai pendukung komunitas LGBTQ di ruang Kabinet akan membantu Presiden Biden membangun kembali bangsa kita lebih baik, lebih kuat, dan lebih setara dari sebelumnya," kata presiden HRC, Alphonso David dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan tersebut.