Hal tersebut terungkap setelah Akhmat Suyuti diperiksa sebagai saksi kasus suap pengadaan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek yang telah menjerat Juliari Batubara

Ketua Dewaan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Akhmat Suyuti, diduga menerima dana dari mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Hal tersebut terungkap setelah Akhmat Suyuti diperiksa sebagai saksi kasus suap pengadaan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek yang telah menjerat Juliari Batubara.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan dalam pemeriksaan itu, tim penyidik mencecar Akhmat Suyuti mengenai pengembalian sejumlah uang yang diterimanya dari Juliari. Namun, Ali tidak merinci kapan pemberian dan pengembalian uang itu. Termasuk jumlah uang yang dikembalikan dan tujuan Juliari memberikan uang itu.

"Akhmat Suyuti (Ketua DPC PDIP Kabupaten Kendal) didalami pengetahuannya terkait dengan adanya pengembalian sejumlah uang," kata Ali saat dikonfirmasi awak media, Jumat (19/02/2021).

Ali juga tidak menjelaskan lebih rinci sumber uang yang diberikan Juliari kepada Akhmat Suyuti ini. Ali hanya menyebut pemberian uang itu tidak dilakukan langsung oleh Juliari, melainkan melalui perantara pihak lain.

"(Uang) diduga diterima (Akhmat Suyuti) dari tersangka JPB (Juliari P Batubara melalui perantaraan pihak lain," jelasnya.