Diam-diam Bappilu DPP Partai Demokrat sudah menyiapkan sembilan kader untuk maju Pilkada DKI Jakarta.

Diam-diam Bappilu DPP Partai Demokrat sudah menyiapkan sembilan kader untuk maju Pilkada DKI Jakarta, meski jadwalnya masih dinamis, November 2024 atau digelar 2022.

"Pada saatnya nanti, seperti apa pun perkembangannya PD siap. Sikap dan pandangan kami tak bergeser, tetap memperjuangkan 'normalisasi' pilkada," kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani, dikutip Sabtu (20/2/2021).

Kamhar mengatakan, ini seirama dengan aspirasi mayoritas rakyat sebagaimana terpotret pada hasil survei dari berbagai lembaga survei yang menghendaki tetap adanya pilkada pada 2022 dan 2023 untuk daerah-daerah yang akan berakhir masa jabatan kepala daerahnya, termasuk DKI Jakarta .

Seperti dilansir Sindonews, Kamhar menyatakan, DKI Jakarta merupakan etalase politik nasional, bahkan sebelumnya dikenal sebagai pilkada cita rasa pilpres. Karena itu, Partai Demokrat menyiapkan dan memberi kesempatan kepada sembilan kader terbaik untuk tampil merebut hati dan pikiran rakyat. Semuanya adalah kader dengan pengalaman dan jam terbang yang memadai, baik pengalaman di eksekutif, legislatif ataupun keduanya.

Terdapat tiga kader yang berpengalaman di legislatif yaitu:

1. Santoso (Komisi III DPR-RI/Ketua DPD Partai Demokrat Prov. DKI Jakarta)
2. Hinca Panjaitan (Komisi III DPR-RI)
3. Didik Mukrianto (Komisi III DPR-RI.

Selanjutnya, juga ada tiga kader yang berpengalaman di eksekutif yaitu:

1. M. Ridho Ficardo (Mantan Gubernur Lampung)
2. Emil Elistianto Dardak (Wagub Jatim)
3. Cellica Nurrachadiana (Bupati Karawang)

Juga ada tiga kader yang berpengalaman di legislatif dan eksekutif yaitu:

1. Anwar Hafid (Mantan Bupati, saat ini Anggota Komisi II DPR-RI)
2. Dede Yusuf Macan Effendi (Mantan Wagub Jabar, saat ini Pimpinan Komisi X DPR-RI)
3. Iti Octavia Jayabaya (mantan Anggota DPR-RI, saat ini Bupati Lebak)

Dengan 10 kursi di DPRD DKI, tentu menjadi modal yang cukup bagi PD untuk membangun komunikasi politik dengan parpol untuk membangun koalisi.

"Semuanya adalah kader terbaik yang kita beri kesempatan yang sama untuk meyakinkan masyarakat DKI Jakarta. Pada saatnya nanti akan mengerucut dengan memerhatikan figur yang paling bisa merebut hati dan pikiran atau paling dikendaki masyarakat DKI Jakarta," pungkas Kamhar.