ada pejabat di sekitar Jokowi yang mengaku sebagai orang asli papua.

Penandatanganan aturan beleid soal Bidang Usaha Penanaman Modal oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai reaksi.

Eks anggota Komnas HAM, Natalius Pigai angkat bicara soal kebijakan Jokowi  membuka pintu izin investasi miras. Lewat akun Twitter miliknya @nataliuspigai2, Pigai menyebut ada pejabat di sekitar Jokowi yang mengaku sebagai orang asli papua.

Pejabat tersebut yang disebut-sebut menjadi sosok yang mengusulkan Peraturan Presiden di wilayah-wilayah mayoritas beragama Kristen.

"Ada pejabat negara yang ngaku 'orang asli papua' kata presiden, dia diduga usul Perpres miras di wilayah-wilayah Kristen. Apa motifnya?" tulis Pigai.

Sedari awal Pigai mengaku ragu dengan kapasitas dan kemampuan pejabat tersebut dalam bekerja untuk negeri.

"Saya sudah protes karena ragu dengan kapasitasnya sejak awal. Apa Anda tidak mampu kerja dan hadirkan investasi yang lebih bermartabat?" katanya.

Namun Pigai tak mengungkap siapa sosok pejabat negara yang mengklaim dirinya orang Papua asli. Ia justru mengaku iba dengan Jokowi. Pigai menilai, kali ini Presiden Jokowi kembali tertipu oleh anak buahnya.

Diketahui, Presiden Jokowi telah menandatangani beleid Perpres Nomor 10 Tahun 2021 soal Bidang Usaha Penanaman Modal.

Perpres tersebut ditetapkan pada 2 Februari oleh Jokowi dan diundangkan pada tanggal yang sama oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly.

Penanaman modal baru hanya dapat dilakukan di beberapa daerah di Indonesia, yakni Provinsi Bali, Provinsi Nusa Ternggara Timur (NTT), Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua dengan memperhatikan budaya serta kearifan lokal.

Nantinya, penanaman modal tersebut juga akan ditetapkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berdasarkan usulan gubernur.