jelas sekali yang dilakukan pak Jokowi itu, adalah menabrak langsung ketentuan Alquran,

Mantan Ketua MPR sekaligus mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo membatalkan Peraturan Presiden No. 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang membuka pintu investasi untuk industri minuman keras (miras) sampai eceran.

"Saya ucapkan selamat (atas terbitnya Perpres itu) tapi besok di akhirat anda punya urusan berat dengan sang maha pencipta. Maaf saya agak kencang ini. Walaupun sekitar saya ini teduh, tapi saya harus bicara apa adanya," kata Amien dalam tayangan video yang diunggah di kanal YouTube miliknya.

Menurutnya, langkah yang diambil Kepala Negara sama saja dengan menghancurkan akhlak dan moralitas bangsa.

Meskipun miras hanya dilegalkan di sebagian wilayah Provinsi tertentu di Indonesia. Ia menilai Presiden Jokowi melakukan hal yang sangat fatal.

"Walaupun masih berada di wilayah Provinsi tertentu, Jokowi sudah membuat langkah yang fatal, secara moral, secara politik karena jelas sekali yang dilakukan pak Jokowi itu, adalah menabrak langsung ketentuan Alquran," katanya.

Ia pun meminta Wakil Presiden Ma’ruf Amin ikut mengingatkan Presiden Jokowi untuk membatalkan Perpres tersebut.

"Mohon para kiai, para ulama, juga Pak Ma'ruf Amin pajenengan bisa mengatakan Pak Presiden ini keliru, Pak, tolong, Pak," kata Amien.

Diketahui, Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken pada 2 Februari 2021, industri minuman beralkohol dan minuman keras beralkohol merupakan bidang usaha yang bisa diusahakan oleh semua penanam modal yang memenuhi persyaratan.

Dalam lampiran peraturan presiden yang merupakan aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja itu disebutkan, penanaman modal baru untuk industri minuman keras mengandung alkohol dan minuman mengandung alkohol bisa dilakukan di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua dengan memperhatikan budaya dan kearifan setempat.