Yusri memastikan pihaknya bersama tim operasi Yustisi akan terus melakukan razia dan operasi tempat hiburan malam

Polda Metro Jaya bersama jajaran terkait melaksanakan Operasi Yustisi PPKM Mikro di sejumlah tempat hiburan di Jakarta. Dari operasi tersebut sudah ada beberapa tempat hiburan dan restoran yang ditutup permanen selain dikenakan sanksi denda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya mengatakan "Tempat hiburan ini kan memang melibatkan banyak orang yang datang ya, jadi jelas telah melanggar aturan PPKM juga, makanya kita razia," ungkapnya, Kamis (4/3/2021).

"Selain itu, (protokol kesehatan) juga sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub) juga kan," sambungnya.

Yusri mengatakan, ratusan tempat hiburan malam yang melanggar dan terjaring razia sudah mendapatkan sanksi dari pihak terkait. Mulai dari sanksi penutupan sementara hingga pencabutan izin usaha.

"Sampai saat ini sudah sebanyak 599 tempat hiburan dan rumah makan di wilayah DKI Jakarta yang kita razia, dan dilakukan penutupan oleh tim yustisi, satgas, satpol PP, dibantu dengan TNI Polri," tuturnya.

"Namun, beda lagi kalau ditemukan barang bukti narkoba dan peredarannya, maka atas rekomendasi dari Pemda akan dicabut izin usahanya, itu kalau perlu ya," tutupnya.

Yusri memastikan pihaknya bersama tim operasi Yustisi akan terus melakukan razia dan operasi tempat hiburan malam.

"Dalam PPKM mikro ini itu memang kita lakukan razia, karena sudah diatur dalam Perda dan ada Pergubnya juga. Di sini yang dikedepankam dalam penindakan adalah Satpol PP. Kepolisian dan TNI dalam hal ini mendukung bersama-sama dalam melakukan operasi tersebut," ujarnya.