Beredar sebuah video Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia tentang ajakan politik uang dalam proses pemilihan ketua umum Kamar Dagang dan Industri alias Kadin Indonesia. Waduh gawat.

Dalam sebuah video yang diunggah di Twitter oleh akun @Suka_Politik, Senin (29/3/2021), Bahlil terkesan tengah mengajarkan politik uang. Di mana, Bahlil mendukung salah satu kandidat Ketua Kadin Indonesia, yakni Arsjad Rasjid.

Dikutip dari inudstry.co, berikut pernyataan lengkap Bahlil Lahdalia dalam video viral dari akun @Suka_Politik: "Cocok barang ini. Bang Anin ini teman saya, Bang Arsyad juga teman saya, dua-duanya ini konglomerat saya bilang. Dulu waktu saya jadi ketua HIPMI Bang Arsyad.

Itu diolah sampe perut sakit oleh orang daerah ini. Ini pestanya orang daerah. Jadi udahlah teman-teman daerah, mainkan dulu ini barang, kocok dulu ini barang, jangan dulu kasih gratis ini barang.

Dimainkan dulu, dimainkan dulu barang ini. Dua-duanya konglomerat kok. Kalu saya dulu dari Ketua Hipmi daerah, nyari uang 1 rupiah itu berdarah-darah lawan Bayu. Tapi perjuangan menangkan.

Jadi kalau mereka ambil uangnya Bang Arsyad itu halal, engak apa-apa teman-teman. Teman-teman daerah mainkan aja, enggak apa-apa.

Ambil uang aja belum tentu memilih, apalagi tidak kasih duit, lebih tidak memilih lagi saya yakin itu. Nah itulah kemudian beberapa yang perlu saya sampaikan, terimakasih.

Positioning saya jelas, saya mendukung Bang Arsjad. Tidak hanya mendukung, saya akan memperjuangkan sampai menang untuk menjadi Ketua Umum Kadin periode selanjutnya," tutup pernyataan Bahlil Lahdalia.

Untuk diketahui, hingga berita ini dibuat unggahan video tersebut telah menuai komentar pedas dari Ekonom senior Rizal Ramli. "Bahlil @bahlillahadalia ini mah offset," ujar Rizal Ramli melalui Twitter pribadinya @RamliRizal dikutip Galamedia, Selasa (30/3/2021).

Respons senada juga datang dari mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu. Ia menilai ungkapan Bahlil tersebut merupakan cara membangun oligarki. "Beginilah cara membangun oligarki yang diajarkan secara terbuka. Sdr @bahlilahadalia offside?," ujar Said Didu melalui akun @msaid_didu, Selasa (30/3/2021).