Hensat mengatakan, pernikahan dua milenial yang juga disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta itu mungkin saja memang dianggap penting dihadiri sekelas Presiden Joko Widodo hingga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto

Pernikahan YouTuber Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah berhasil menyedot perhatian masyarakat. Bukan hanya karena pasangan ini memang terkenal, namun pernikahan yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana.

Tak hanya Jokowi, Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto pun turut hadir serta Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. Kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut tak pelak malah menimbulkan kerumunan di tengah perjuangan Indonesia melawan Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19.

Ironisnya, acara pernikahan tersebut turut diberitakan di laman Sekretariat Kabinet (Setkab) yang membuat sebagain pihak geleng-geleng.

Tak terkecuali, Pengamat politik Hendri Satrio (Hensat) juga turut berkomentar terkait 'fenomena' tersebut. Hensat mengatakan, pernikahan dua milenial yang juga disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta itu mungkin saja memang dianggap penting dihadiri sekelas Presiden Joko Widodo hingga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

“Ya sebenarnya sekarang terserah presidenlah. Mungkin buat presiden Atta dan Aurel itu sangat penting dan buat Setneg juga pernikahan Atta dan Aurel itu penting,” ujar Hensat, Senin (05/04/2021).

Penggagas Lembaga Survei KedaiKOPI ini meyakini, Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo punya pertimbangan tertentu sehingga harus menghadiri acara pernikahan YouTuber dan anak komposer yang juga politisi, Anang Hermansyah tersebut.

Akan tetapi, tak dipungkiri saat ini kedatangan kedua tokoh sentral yang pernah berhadapan di Pilpres 2019 itu menuai polemik. Terlebih saat ini kondisi bangsa sedang dihadapkan pandemi COVID-19 yang melarang kerumunan massa.

"Kita juga bingung, pastinya 'kan presiden pinter, menhan pinter, pasti pertimbangannya sudah tahu sehingga mau hadir dan diunggah ke Setneg, itu luar biasa sekali. Jadi urusan Youtuber nikah itu bagi Presiden dan Menteri Pertahanan mungkin luar biasa, boleh-boleh sajalah. Intinya terserah presiden,” tandas Hensat.