Syafaruddin menuturkan, maksud Gubernur Kaltim Isran Noor dengan pernyataan tersebut karena berkat jasa Presiden Jokowi yang bisa memindahkan ibu kota negara, maka jutaan rakyat Kaltim akan mendoakan masuk surga. Sebab, warga Kaltim sangat senang atas keputusan pemindahan pusat ibu kota negara tersebut

Pernyataan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor yang menyebut 'Jokowi Pasti Masuk Surga Karena Pindahkan Ibu Kota Negara' mendapat banyak tanggapan.

Pernyataan itu dikutip sejumlah media nasional saat Gubernur Kaltim, Isran Noor memberikan sambutan dalam kuliah umum Sekolah Ilmu Lingkungan dan Sekolah Kajian Strategi dan Global (SIL dan SKSG) Universitas Indonesia (UI) yang bertema “Potensi dan Keberlanjutan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur”.

Gubernur Kaltim Isran Noor dalam diskusi tersebut mengatakan, pemindahan ibu kota negara (IKN) merupakan sebuah program dan rencana besar negara. Bahkan gagasan tersebut sudah lama dicetuskan oleh Presiden Indonesia terdahulu, mulai dari Soekarno, Suharto, hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

“Makanya saya sampaikan kepada Bapak Jokowi, Presiden, Bapak Jokowi, Mas Jokowi, Bapak presiden, Bapak itu pasti masuk surga. ‘Kenapa Pak Isran?’ Tidak usah lagi bapak itu beramal ibadah. ‘Apa lagi itu Pak Isran?’ Karena Bapak telah mewujudkan cita-cita dua kepala negara untuk memindahkan Pak Soekarno dan Pak Suharto dan orangnya sudah meninggal,” ujar Isran Noor seperti terlihat dalam akun Youtube SIL dan SKSG, Kamis (08/04/2021).

“Pak SBY. Pak SBY juga ingin memindahkan (ibu kota),” lanjut Isran Noor.

Isran Noor menjelaskan bahwa rencana pemindahan ibu kota negara ini memang tidak tiba-tiba. Melainkan ada berbagai kajian yang mendahuluinya. Termasuk kajian yang dilakukan di masa pemerintahan Jokowi, setidaknya sejak tahun kedua periode pertama kepresidenan Jokowi.

“Nah jadi Bapak enggak usah khawatir, Bapak pasti masuk surga. Nah jadi senang juga nih orang, Pak Jokowi-nya bahagia. masuk akal dari dia,” kata Isran Noor.

Isran Noor menyarankan Presiden Jokowi tidak usah berpikir terlalu panjang untuk mewujudkan ibu kota baru ini. Karena menurutnya, hal ini akan membuat Jokowi dikenang oleh anak bangsa telah mewujudkan sebuah karya besar.

“Nah kemudian Bapak tidak usah pikir juga, karena kalau Bapak bisa memindahkan ibu kota ini, artinya Bapak akan dikenang oleh anak bangsa ini sampai kapan pun sebagai sebuah wujud karya besar kepala negara,” pungkas Isran Noor.

Pernyataan Isran Noor yang ramai terdapat pada video Youtube SIL dan SKSG dengan judul “KULIAH UMUM Potensi dan Keberlanjutan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur”. 

Pernyataan lengkap Isran Noor terkait “Jokowi Pasti Masuk Surga” terdapat pada menit 44.08-46.04. 

Atas ramainya pernyataan Gubernur Kaltim Isran Noor tersebut, Kepala Biro Humas Setprov Kaltim Syafaruddin menerangkan, maksud dari pernyataan tersebut. 

Syafaruddin menuturkan, maksud Gubernur Kaltim Isran Noor dengan pernyataan tersebut karena berkat jasa Presiden Jokowi yang bisa memindahkan ibu kota negara, maka jutaan rakyat Kaltim akan mendoakan masuk surga. Sebab, warga Kaltim sangat senang atas keputusan pemindahan pusat ibu kota negara tersebut. 

“Itu ucapan sudah berkali-kali disampaikan Pak Isran, baik di Kaltim, karena senangnya warga Kaltim, InsyaAllah mendoakan Pak Jokowi, jelas Syafaruddin. 

Disampaikan Syafaruddin, saat kuliah umum itu, peserta sangat serius. Akhirnya, keluar guyonan (candaan) dari Gubernur Kaltim Isran Noor. Apalagi saat kuliah umum tersebut dihadiri tidak hanya sivitas akademik UI, tapi juga pejabat militer dan guru-guru besar dari UI, salah satunya Prof Emil Salim. 

“Biasa Pak Isran banyak guyonannya, namun beliau berulang kali dibeberapa pertemuan mendoakan Pak Jokowi masuk surga jika IKN benar-benar terwujud, karena kebahagiaan warga Kaltim bahkan kalimantan,” akhirnya.

Apa yang disampaikan Isran Noor dan sanggahan Humas Pemprov Kaltim tersebut pun lantas mendapat cibiran dari netizen ketika sebuat media online mengunggah-nya ke media sosial. 

Asko Tex dengan akun @AskoTex mengatakan bahwa bila ingin melucu, sebaiknya jangan jadi pejabat. "Kalau mau guyon jangan jadi pejabat,masuk stand up comedy aja,mending lucu guyonanya,ni mah bikin mules," cuitnya.

Netizen bernama Irfan pun turut berkomentar melalui akun @irfan_boement, "Guyonan yg gak lucu..."

Senada, Achmad Ucay Effendi melalui akun @A_effendi berkomentar, "Guyonan anak TK..."

Sementara Priadiabi178 melalui akun @Priadiabi078 mengatakan bahwa komentar Isran tersebut bertujuan demi membuat 'bapak senang' namun justru sama sekali tidak lucu, alias 'garing'. "demi bikin bapk senang, guyonanmu garing sangadt," komentarnya.