Dijelaskannya, pernyataan ini didasari dengan hasil sidang Paripurna DPR yang menyetujui adanya perubahan nomenklatur peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud. Sekaligus, membentuk Kementerian Investasi. Menristek Bambang pun pamitan.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro mengamini rencana perubahan posisi kementerian oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni melebur Kemenristek dengan Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud), serta membentuk Kementerian Investasi.

Bahkan, rencana Presiden itu dia sampaikan ketika melakukan kunjungan kerja ke Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar di acara peresmian Science Technology Park hari ini. Bambang malah menyebut kunjungan ini adalah kunker terakhir dirinya sebagai Menristek.

"Hari ini mungkin kunjungan terakhir saya ke daerah sebagai Menristek," ujar Bambang, di Makassar.

Dijelaskannya, pernyataan ini didasari dengan hasil sidang Paripurna DPR yang menyetujui adanya perubahan nomenklatur peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud. Sekaligus, membentuk Kementerian Investasi. Menristek Bambang pun pamitan.

"Jadi akhirnya enggak ada lagi Kemenristek dan enggak ada lagi kunjungan daerah dari Menristek ke manapun," ungkapnya.

Nah, kunjungan Bambang ke Unhas ini diungkapkan begitu istimewa. Selain menjadi akhir kunjungan dirinya sebagai Menristek, jika jadi peleburan kementerian. Unhas adalah lokasi pertama Menteri Bambang melakoni kunjungan kerja. Kala itu, membuka joint group meeting Indonesia-Prancis dalam bidang penelitian didampingi rektor.

"Kebetulan entah kenapa, padahal acara ini sudah disusun jauh-jauh hari, kok, yang terakhir di Sulawesi Selatan juga, di Unhas juga tepatnya," pungkas Menteri Bambang.