Asing mulai masuk ke pasar keuangan domestik di pekan ini, sejak 5-8 April 2021 mencapai Rp 2,34 triliun (neto).

Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing keluar dari pasar keuangan Indonesia mencapai Rp 9,68 triliun (neto) sejak awal tahun ini.

Meski demikian, asing mulai masuk ke pasar keuangan domestik di pekan ini, sejak 5-8 April 2021 mencapai Rp 2,34 triliun (neto). Secara rinci, dana non residen tersebut masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp 4,15 triliun (neto).

"Sedangkan di pasar saham mencatatkan jual (keluar) sebesar Rp 1,81 triliun (neto)," ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Sabtu (10/4).

Secara keseluruhan, pasar keuangan domestik dinilai masih menarik oleh asing. Hal ini terlihat dari imbal hasil atau yield SBN yang mulai menurun.
Pada 8 April, yield SBN tenor sepuluh tahun mencapai 6,43 persen.

Sedangkan di 9 April mulai menurun menjadi 6,39 persen. Yield SBN juga masih menarik jika dibandingkan obligasi AS atau US Treasury di tenor yang sama, yakni 1,619 persen.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga stabil di level Rp 14.530 per dolar AS pada penutupan di 8 April dan 9 April.