Targetnya pada tahun ini perseroan bisa menghasilkan kemitraan 10.000 outlet Pertashop.

PT Pertamina (Persero) terus mendorong pengembangan kemitraan Pertashop sejak diluncurkan tahun 2018. Targetnya pada tahun ini perseroan bisa menghasilkan kemitraan 10.000 outlet Pertashop.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, Pertashop merupakan satu-satunya lembaga resmi penyalur bahan bakar minyak (BBM) skala kecil dari Pertamina, yang sekaligus jadi bagian tindak lanjut MoU Pertamina dengan Kementerian Dalam Negeri di 2020.

“Kita rencanakan memang ada satu outlet di setiap desa di 73.000 desa yang ada di Indonesia. Dan tahun ini kita targetkan terbangun 10.000 outlet Pertashop,” ujar Nicke dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/4/2021).

Menurut dia, program Pertashop sejalan dengan tanggung jawab Pertamina sebagai BUMN untuk menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat, khususnya di daerah.

Nicke pun berharap keterlibatan para pengusaha daerah dalam menyukseskan program Pertashop dengan menjalin kemitraan, sehingga terbangun Pertashop di setiap desa sejalan dengan program One Village One Outlet (OVOO).

Saat ini, sudah beroperasi sebanyak 1.112 unit Pertashop yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.
Khusus di wilayah Jawa Bagian Tengah, terdapat hampir 200 unit Pertashop yang beroperasi.

Sementara hingga tahun 2024, lanjut Nicke, Pertamina menargetkan bisa membangun 40.000 Pertashop.
Baru-baru ini, Pertamina pun berkolaborasi dengan pesantren melalui program Pertahshop.

Salah satunya Pertashop di Pondok Pesantren Nurul Quran, Karang Pucung, Kabupaten Cilacap, yang diresmikan pada Minggu (11/4/2021) kemarin.

Selain pengembangan kemitraan, langkah ini bertujuan menunjang dan memberi manfaat yang lebih luas guna mendukung kemandirian ekonomi pesantren.

Ini juga akan membantu masyarakat untuk mendapatkan akses BBM yang ramah lingkungan dengan harga yang sama di SPBU.

"Pemerataan energi menjadi tugas dan amanah pemerintah yang melalui Pertamina dapat tercapai lebih cepat dan tepat. Di sisi lain, kami akan menggerakan dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat serta daerah,” kata Nicke.

Adapun seluruh informasi dan pendaftaran kemitraan Pertashop dapat diketahui melalui ptm.id/MitraPertashop. Syarat utamanya terdiri dari dua kriteria, yakni kriteria administrasi persyaratan dan kriteria lokasi.

Pola kerja samanya ada tiga tipe yang ditawarkan, yaitu Gold seluas 210 m persegi dengan kapasitas tangki 3 kiloliter, Platinum seluas 300 m persegi dengan kapasitas tangki 10 kiloliter, dan Diamond seluas 500 m persegi dengan kapasitas tangki 10 kiloliter.

Perbedaan besaran lahan akan sangat berpengaruh terhadap layanan bisnis nonfuel retail (NFR) yang dapat beroperasi, misalkan agen pulsa, toko sembako, mini market, kafe/restoran, bengkel, dan bisnis turunan lainnya.