Prananda merupakan sosok yang layak menggantikan Megawati dibanding trah Soekarno lainnya.

Isu regenerasi di internal PDIP terus bergulir. Megawati Soekarnoputri disebut-sebut akan lengser keprabon meninggalkan jabatan ketua umum PDIP yang telah diembannya selama lebih dari seperempat abad atau 25 tahun.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menyatakan lebih memilih Prananda Prabowo dibanding Puan Maharani maupun Puti Guntur Soekarno menjadi penerus Megawati.

Menurut mantan Wali Kota Solo itu, Prananda merupakan sosok yang layak menggantikan Megawati dibanding trah Soekarno lainnya.

Dia juga menilai, pengganti Megawati nanti harus berasal dari trah Soekarno. Dan nama Prananda dinilai paling tepat di antara nama-nama trah Soekarno lainnya.

"Kader yang layak dan pantas menjadi Ketua Umum PDIP ya Mas Prananda,” ujar Rudy, dikutip Selasa (13/4).

Sebagai kader partai, Rudy dikutip Merdeka.com menilai Prananda sudah banyak berperan, terutama di internal PDIP. Prananda, lanjut Rudy, juga sering membuat inovasi-inovasi baru untuk kemajuan partai.

"Mas Prananda itu pemikir, inovasi-inovasi baru untuk partai. Beliau juga selalu berjuang untuk PDIP. Jadi saya kira Mas Prananda yang layak," katanya.

Rudy menyebut, Prananda yang belum pernah menduduki jabatan publik, menjadi nilai tambah. Sehingga tidak ada penghalang bagi dirinya untuk menjadi ketua umum. Justru hal tersebut menunjukkan bahwa Prananda tidak memiliki ambisi dengan kekuasaan. Termasuk keinginan menjadi menteri, anggota dewan atau lainnya.

"Beliau itu tidak punya keinginan menjadi menteri, anggota DPR juga tidak. Di PDIP itu bukan sesuatu yang utama, yang penting beliau meniti karier di PDIP," jelasnya.

Rudy menambahkan, Kongres PDIP pada 2024 nanti, Megawati akan berperan penting. Siapa pun yang terpilih sebagai ketua umum, ia meyakini tidak akan terjadi gejolak di internal partai.

"Gejolak, faksi pasti ada. Tapi kalau mbak Mega yang bicara, kader di bawah pasti bisa dikendalikan,” tandasnya.

Rudy menyampaikan, kader PDIP memiliki prinsip, sikap, dan komitmen. Ia berharap kongres nanti bisa secara aklamasi menunjuk Prananda menjadi ketum.

“Saya di kongres nanti masih Ketua DPC, pasti memperjuangkan mas Prananda," tegas Rudy.