Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono, terduga kasus penistaan agama dan mengaku sebagai nabi ke-26, mengaku sudah melepas statusnya sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono, terduga kasus penistaan agama dan mengaku sebagai nabi ke-26, mengaku sudah melepas statusnya sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Hal itu diungkap dalam video terbarunya yang diunggah di akun YouTube, Senin (19/4/2021). Video terbaru menampilkan dia bersama komunitasnya bertemu secara virtual lewat aplikasi Zoom.

Dalam perbincangan, salah satu peserta tampak menyemangati Jozeph Paul Zhang, yang namanya viral dan dicari keberadaannya oleh pihak Bareskrim Polri.

"Jangan gentar ya Pak Paul ya, jangan gentar," kata seseorang dalam pertemuan virtual tersebut.

Jozeph Paul Zhang pun merespons dukungan itu dengan tertawa. Dia lantas meminta agar kasus yang menjeratnya tidak dibahas-bahas. Dia lantas menjelaskan bahwa dirinya sudah melepas status kewarganegaraan Indonesia.

"Oh iya, ini supaya temen-temen jangan membahas, gini, Saudara, saya ini sudah melepaskan kewarganegaraan Indonesia ya. Jadi saya ini ditentukan oleh hukum Eropa," katanya.

"Jadi temen-temen, udah, jangan membahas lagi mengenai masalah itu. Justru yang membuat saya repot sekarang adalah gereja-gereja yang menekan saya," sambungnya.

Data dari Imigrasi mencatat bahwa Jozeph telah keluar dari Indonesia sejak 2018. Ia tercatat melakukan perjalanan ke Hongkong pada Desember 2018.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono mengatakan, berdasarkan penelusuran Jozeph berada di Jerman.

Diketahui sebelumnya, Jozeph Paul Zhang mendadak viral di media sosial karena diduga menista agama dan Nabi Muhammad SAW.

Tak hanya itu, Jozeph Paul Zhang juga membuat sayembara, menantang warga untuk melaporkannya ke polisi karena mengaku sebagai nabi ke-26.

Atas aksinya itu, Jozeph dilaporkan ke Bareskrim Polri. Laporan itu teregister LP/B/0253/IV/2021/BARESKRIM tertanggal 17 April 2021.

Kini, Jozeph Paul Zhang pun diburu polisi. Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menyatakan pihaknya akan bergerak mencari keberadaan Jozeph Paul Zhang.

"Subdit 1 Dittipisiber akan melakukan monitoring dan bekerja sama dengan pihak Imigrasi untuk mengetahui keberadaan tersangka," ujar Komjen Agus saat dikonfirmasi.