Aksi Zhang Nan terendus ketika seorang wanita melapor di kantor polisi di Zhengzhou, Provinsi Henan, China, pada 20 Maret.

Ulah pria China bernama Zhang Nan bikin geleng-geleng kepala. Ia mengencani puluhan wanita dalam kurun waktu 2019 hingga 2021.

Selama kurun waktu dua tahun tersebut aksi playboy Zhang Nan juga menipu puluhan wanita hingga totalnya mencapai puluhan juta Yuan selama dua tahun.

Aksi Zhang Nan terendus ketika seorang wanita melapor di kantor polisi di Zhengzhou, Provinsi Henan, China, pada 20 Maret.

Menyadur media lokal, Oddity Central pada Sabtu (24/04) kemarin, pelapor dengan mana samaran Zhang Li mengaku telah ditipu lebih dari 9 juta yuan atau setara Rp20 miliar, oleh pacarnya yang dia temui pada 2019.

Ketika bertemu dengan pelapor, Zhang Nan mengaku sebagai putra dan cucu pejabat publik yang berkuasa, dan meminta sejumlah uang selama beberapa tahun terakhir.

Sebenarnya, penipuan dengan modus semacam itu bukanlah hal yang baru di China. Namun yang membuat kasus Zhang Nan berbeda adalah, dia mengencani dan menipu setidaknya 20 wanita dalam kurun waktu yang sama. Hal itu terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Zhang Li mengatakan kepada penyelidik bahwa dia mulanya bertemu dengan penipu itu di tempat cuci mobil pada suatu hari. Dia mengaku Zhang Nan tampak sangat baik dan mereka melanjutkan komunikasi melalui di WeChat. Hingga akhirnya, Zhang Li jatuh hati kepada Zhang Nan.

Zhang Li terperangkap dalam jebakan Zhang Nan. Dia mempercayai kebohongan Zhang Nan dan mengabaikan semua tanda peringatan.

Ketika Zhang Nan mulai mengeluh bahwa ayahnya dituduh melakukan korupsi dan membutuhkan bantuan keuangan, Zhang Li tidak ragu-ragu untuk membantunya. Namun Zhang Li tidak tahu bahwa uang-uang tersebut sebenarnya dibelanjakan Zhang Nan untuk berfoya-foya dan membeli mobil mewah.

Pada kesempatan lain, Zhang Nan memberi tahu Zhang Li bahwa dia dipertimbangkan untuk naik jabatan dari posisinya saat ini.

Agar memuluskan kenaikan jabatannya, penipu itu beralasan dia harus memberikan hadiah mahal kepada beberapa pejabat yang bertanggung jawab. Zhang Li percaya saja dan seperti dilansir kompas.com, dia mentransfer lebih dari 3 juta yuan (Rp6,7 miliar) ke rekening bank Zhang Nan.

Suatu saat, entah karena sebab apa, Zhang Li menyadari bahwa dia telah ditipu dan melapor kepada polisi. Polisi memberi tahu dia bahwa hampir tidak ada yang tersisa di rekening Zhang Nan.

Zhang Nan rupanya memiliki modus operandi yang dipikirkan dengan sangat matang. Ketika polisi menggelar penyelidikan, mereka bertemu dengan korban lain, seorang wanita dengan nama samaran Li Min.

Dia juga bertemu Zhang Nan pada 2019 setelah bercerai dengan pasangannya. Li Min mengaku, ketika masa-masa awal perkenalannya, Zhang Nan tampak penyayang, sukses, dan menghujaninya dengan hadiah.

Awalnya, Zhang Nan-lah yang memberi uang kepada Li Min. Dia telah memberi tahu Li Min bahwa keluarganya sangat kaya, ayahnya bekerja langsung di bawah pemerintah provinsi, dan mereka menjalankan bisnis di seluruh dunia.

Pada satu titik, untuk "membuktikan cintanya", Zhang Nan memasukkan nama Li Min atas kepemilikan dua mobil mewah, Audi A8 dan Audi Q7. Namun sebenarnya, surat-surat itu hanyalah palsu belaka.

Kapan pun Li Min membutuhkan uang, seperti 1.000 yuan (Rp 2 juta), Zhang Nan selalu mengirimnya setidaknya dua kali lipat. Dan ini membuat Li Min semakin mempercayainya.

Suatu hari, Zhang Nan menyuruh Li Min menjual mobilnya. Dia beralasan mereka sudah memiliki mobil terlalu banyak. Selanjutnya, Li Min sepakat menjual mobilnya karena dia merasa itu adalah nasihat yang masuk akal.

Zhang Nan lantas meminta 200.000 yuan (Rp 446 juta) dari hasil penjualan mobil itu untuk "diinvestasikan" ke bisnis yang menguntungkan. Seiring berjalannya waktu, Li Min menerima panggilan telepon dari wanita lain yang juga mengaku sebagai pacar Zhang Nan.

Yang lebih mengejutkan adalah, wanita itu tinggal di gedung yang sama dengan Li Min. Keesokan harinya, mereka bertemu dan bersama-sama mengetahui bahwa pacar mereka berkencan dengan wanita ketiga di gedung yang sama juga

Setelah itu, Li Min baru sadar bahwa dia telah ditipu. Dia memberi tahu polisi bahwa Zhang Nan sebenarnya adalah penjahat.

Polisi akhirnya berhasil menangkap Zhang Nan dan membuatnya mengaku bahwa dia telah menipu setidaknya 20 wanita yang dia kencani dalam kurun waktu yang sama selama dua tahun terakhir.

Dia menggunakan dalih sebagai pengusaha atau pejabat publik penting yang harus melakukan perjalanan dalam jangka waktu yang lama. Sehingga, dia bisa leluasa menghubungi satu demi satu korbannya.

Setelah kasus itu menjadi viral, polisi mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan para wanita untuk waspada.