Meski begitu Paul Zhang tetap mengakui dirinya sebagai nabi ke-26. Menurut dia hal tersebut adalah yang dia yakini dan tak perlu orang lain untuk mempercayainya. Namun dia menyadari, keluarganya telah disambangi banyak orang hingga aparat negara dan aparat hukum

Jozeph Paul Zhang yang bernama asli Shindy Paul Soerjomoelyono sudah menjadi tersangka kasus penodaan agama dan ujaran kebencian. Tampak atas dasar itulah Jozeph Pau Zhang kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada keluarganya.

Permintaan maaf tersebut ditayangkan melalui akun YouTube Hagios Europe Sabtu (24/04/2021).

"Saya meminta maaf kepada keluarga besar saya yang ada di Indonesia. Yang saya gak tau bagaimana kabarnya," ujar Jozeph Paul Zhang.

Meski begitu Paul Zhang tetap mengakui dirinya sebagai nabi ke-26. Menurut dia hal tersebut adalah yang dia yakini dan tak perlu orang lain untuk mempercayainya. Namun dia menyadari, keluarganya telah disambangi banyak orang hingga aparat negara dan aparat hukum.

Sementara sejumlah pernyataannya yang belakangan menjadi kontroversi tetap ia yakini kebenarannya.

"Saya harus melakukan ini demi apa yang saya yakini. Dan saya berdoa supaya Tuhan melindungi teman-teman semua,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Jozeph Paul Zhang juga meminta maaf kepada Menteri Agama (menag), Yaqut Cholil Qoumas karena mengejek fisiknya gendut.

Sebelumnya diberitakan, Jozeph Paul Zhang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penodaan agama karena mengaku nabi ke-26 saat menggelar Zoom meeting berdiskusi dengan rekannya terkait 'Puasa Lalim Islam' yang diunggah ke akun YouTube Joseph Paul Zhang pada Kamis (15/04/2021).

Atas perbuatannya tersebut, Jozeph Paul Zhang dipersangkakan Pasal 28 Ayat (2) Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE dan Pasal 156a KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara. Kini, Paul Zhang masih diburu kepolisian yang diduga berada di luar negeri.

Bareskrim Polri pun juga sudah disarankan untuk mengajukan proses ekstradisi melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dalam rangka memburu Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono, tersangka kasus penodaan agama diduga berada di Jerman.

“Hasil koordinasi dengan Dirjen AHU (Administrasi Hukum Umum) Kemenkumham disarankan untuk ajukan permohonan ke Kemenkumham untuk mengajukan proses ekstradisi,” kata Kepala Bareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto saat dihubungi wartawan pada Jumat (23/04/2021).

Menurut dia, pengajuan permohonan ekstradisi ini dilakukan sambil menunggu proses pengurusan penerbitan red notice yang diajukan ke Markas Pusat Interpol Lyon, Perancis.

“Proses ekstradisi yang bersangkutan sambil menunggu proses pengurusan red notice ke Interpol,” jelasnya.