Rakyat Indonesia sepertinya harus mengelus dada lantaran pagebluk Corona yang menciptakan krisis ekonomi, bakal berlangsung lama. Bahkan saat pergantian presiden pun, masih resesi. Waduh.

Ekonom senior Faisal Basri menyebut perekonomian Indonesia belum bisa sepenuhnya bangkit dari dampak pandemi COVID-19. Menurut dia, setidaknya butuh waktu hingga 4 tahun ekonomi bisa kembali pulih. "Jadi sudah semakin disepakati bahwa Indonesia ini akibat pandemi kalau bisnis as usual itu akan membutuhkan 3 sampai 4 tahun untuk kembali ke kondisi sebelum krisis," kata Faisal saat webinar yang digelar GIRMA, Senin (26/4/2021).

Untuk itu, Faisal meminta ada langkah serius dalam mengatasi dampak pandemi yang saat ini masih berlangsung. Apalagi, ia mengakui krisis karena pandemi ini berbeda dengan krisis yang terjadi sebelumnya. "Oleh karena itu harus ada obat yang baru, obat itu adalah perubahan mendasar yang namanya transformasi," ujar Faisal.

Selanjutnya, Faisal membandingkan proses recovery yang dijalani Indonesia saat menghadapi krisis ekonomi di 2008 dan 1998. Menurutnya ketika krisis finansial 2008, ekonomi Indonesia masih tumbuh 4,6 persen. Sehingga, bisa dikendalikan atau tidak mengalami kontraksi.

Sementara itu, saat krisis 1998 yang paling parah. Faisal menuturkan, proses recovery membutuhkan waktu sampai 5 tahun. "Kalau 98 itu recovery-nya cukup lama sampai kita keluar dari IMF itu akhir Ibu Mega, itu 2004 sudah mulai bagus jadi 5 tahun. Tapi kalau waktu itu, ingat kita mengalami kebangkrutan, konglomerat semaput, bank-bank masuk BPPN," ujarnya.