Mestinya Risma bertanggung jawab atas semua ini dengan segera membenahi data yang tidak valid

Terkait soal 21 juta data ganda yang dilaporkan Risma ke KPK, pakar hukum dan politik dari Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam mengatakan mestinya KPK bukan jadi tempat pembuangan masalah, internal Kemensos harus segera berbenah.

"Penyelesaiannya saya kira tidak bisa hanya diserahkan kepada KPK, karena KPK bukan sebagai lembaga tempat pembuangan akhir terhadap masalah yang dihadapi oleh lembaga eksternal lainnya," ujar Saiful Anam. Senin (3/5)

Menurut Saiful Anam, semestinya masalah data ganda ini diselesaikan di internal Kementerian Sosial (Kemensos), meskipun di sisi yang lain KPK harus melakukan pemantauan terhadap segala kemungkinan adanya potensi korupsi, kolusi dan nepotisme.

Saiful Anam menyebut orang yang paling bertanggung jawab atas temuan 21 juta data ganda penerima Bansos adalah Risma.

"Mestinya Risma bertanggung jawab atas semua ini dengan segera membenahi data yang tidak valid, yang mengakibatkan kerugian bagi masyarakat, yang semestinya lebih berhak untuk mendapatkan bantuan sosial," demikian Saiful Anam.