Polri pastikan bakal menindak 5 oknum anggota Polri yang ditangkap saat pesta narkoba di satu hotel di Surabaya, Jawa Timur

Polri pastikan bakal menindak 5 oknum anggota Polri yang ditangkap saat pesta narkoba di satu hotel di Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (29/4/2021) lalu.

Penegasan tersebut disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Harotono saat dikonfirmasi, Senin (3/5/2021). "Pasti akan ditindak," katanya.

Kendati demikian, pihaknya masih enggan untuk membeberkan sanksi yang bakal diberikan kepada kelima personelnya tersebut. Sebab berdasarkan informasi, kelima oknum personel itu bertugas sebagai Satres Narkoba Polrestabes Surabaya.

Rusdi hanya menyampaikan kasus tersebut telah ditangani Polda Jawa Timur. Polri juga masih menunggu perkembangan kasus tersebut. "Kasusnya sedang ditangani Polda Jatim, masih berproses," tukasnya.

Sebelumnya, Divisi Propam Mabes Polri bersama Bidpropam Polda Jatim menangkap 5 oknum anggota Satres Narkoba Polrestabes Surabaya.

Penangkapan tersebut dilakukan atas dugaan pesta narkoba di sebuah hotel di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Kamis (29/04/2021) dini hari.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Jhonny Edison Isir mengatakan total ada delapan orang yang diamankan.

"Membenarkan adanya penindakan yang dilakukan oleh Bidpropam Polri bersama-sama dengan Bidpropam Polda Jatim, terhadap total ada delapan orang yang diamankan," kata Isir dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV.

Dari delapan orang yang ditangkap, lima orang merupakan anggota Satres Narkoba, tiga lainnya merupakan warga sipil.

"Terdiri dari lima oknum personil dari Satres Narkoba Polrestabes Surabaya," tambah Isir.

Dari lima oknum anggota polisi yang ditangkap, dua orang berpangkat Perwira dan tiga orang lainnya berpangkat Brigadir.

Oknum lima personil yang diamankan yakni, Iptu EJ, Iptu MS, Aipda AP, Brigadir S dan Brigadir IS. Sedangkan warga sipil yang turut diamankan yakni, CC, D dan IS.

Dalam penggrebekan tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa 27,4 gram sabu, delapan butir happy five, dan satu butir ekstasi. Hingga kini polisi masih mencoba untuk mengembangkan penyidikan.