Sejauh ini, titik paling banyak untuk diputarbalik yaitu berada di Polresta Bandung, Soreang dengan jumlah yaitu 1735 kendaraan

Polda Jabar telah memeriksa 26.351 kendaraan yang disinyalir melakukan perjalanan mudik dalam rangka libur hari raya idul Fitri. Dari jumlah tersebut, setidaknya 12.213 kendaraan diputarbalikkan karena dianggap melakukan perjalanan untuk pulang kampung.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., M.Si., menyebutkan, selain melakukan penindakan terhadap kendaraan itu, pihaknya juga mengadakan tes rapid antigen. Dari tes tersebut didapati dua orang yang positif Covid-19.

“Dari pelaksanaan penindakan yang dilakukan di 22 polres, untuk yang negatif itu kami dapatkan 2037 orang,” ujar Kabidhumas usai menjalani Ops Lodaya, Rabu (5/5/2021).

Sejauh ini, titik paling banyak untuk diputarbalik yaitu berada di Polresta Bandung, Soreang dengan jumlah yaitu 1735 kendaraan. Pihaknya juga melakukan penindakan kepada 104 kendaraan travel gelap yang terindikasi sedang membawa penumpang untuk perjalanan mudik.

Disamping itu, ujar Kabidhumas, pihak kepolisian juga menemukan surat rapid antigen yang menyebutkan bahwa pemilik surat tersebut negatif Covid-19, tapi setelah dilakukan tes, hasil yang keluar ternyata positif.

“Itu yang ditemukan beberapa hal, dan saat ini sedang didalami,” tambah Kabidhumas.

Kabidhumas juga menambahkan, hingga saat ini pihak kepolisian juga melakukan gerakan dalan pemberian masker kepada para pengguna jalan di titik-titik yang dilakukan penyekatan sejak 22 April dengan total 7449.