Tim Satgas RAFI terus mengendalikan dan memantau kelancaran penyaluran BBM dan Elpiji di Sumbagut. Ketersediaan BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman

Untuk memastikan kelancaran distribusi energi di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Satgas RAFI 2021 yang mulai aktif bertugas pada 26 April 2021 hingga 31 Mei 2021 mengantisipasi peningkatan konsumsi energi di wilayah tersebut.

“Tim Satgas RAFI terus mengendalikan dan memantau kelancaran penyaluran BBM dan Elpiji di Sumbagut. Ketersediaan BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman,” ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Taufikurachman, Jumat, 7 Mei 2021.

Ia menjelaskan, untuk mengamankan pasokan BBM dan LPG di wilayah tersebut, Satgas RAFI mengantisipasinya dengan meningkatkan stok BBM dan LPG, menambah mobil tangki dan SPBU Kantong, serta menyediakan layanan khusus di lokasi yang tidak ada fasilitas pelayanan BBM melalui BBM Kemasan di SPBU.

Beberapa penambahan SPBU Kantong di titik padat wisata, seperti di SPBU 14.245.499 Kabupaten Aceh Tengah, Naggroe Aceh Darussalam, SPBU 14.211.214 Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), SPBU 14.221.286 Kabupaten Karo, Sumut, SPBU 14.284.657 Kabupaten Kampar, Riau, SPBU 14.261.580 Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) dan SPBU 13.262.511 Kabupaten Lima Puluh Koto, Sumbar.

Selain itu, Pertamina juga senantiasa memastikan stok BBM di SPBU dalam kondisi aman melalui monitoring dashboard digitalisasi SPBU setiap pagi dan sore hari, serta mempersiapkan loading order kredit bagi SPBU selama periode Satgas RAFI ini sehingga stok BBM di SPBU selalu tersedia.

Diakuinya, Pertamina mempersiapkan ketahanan stok BBM selama 17 hari, LPG 22 hari dan avtur 83 hari. “Kita juga berkoordinasi dengan Hiswana Migas, Pemerintah Daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait lainnya agar Satgas Rafi berjalan dengan aman dan lancar,” ucapnya.

Taufikurachman menjelaskan rata-rata konsumsi gasoline (Premium, Pertalite dan Pertamax Series) RAFI 2021 mencapai 13.929 kiloliter (kl) per hari, sedangkan konsumsi gasoil (Dex, Dexlite, Biosolar) mencapai 6.560 kl per hari. Sementara itu, rata-rata konsumsi harian normal setelah pandemi untuk gasoline sebanyak 12.584 kl, dan gasoil sejumlah 7.424 kl di Sumbagut.

Ia memprediksi konsumsi gasoline selama Ramadan dan Idulfitri 2021 sekitar 13.668 kl per hari dan konsumsi gasoil  6.467 kl per hari, terutama H-5 sampai dengan H+5 Lebaran. Pada tahun ini perkiraan pertumbuhan gasoline saat Ramadan dan Idulfitri lebih kurang 8,6 persen sedangkan konsumsi gasoil turun 12 persen.

Selain itu, konsumsi LPG mengalami kenaikan pada Ramadan 2021 mencapai 2.860 Metrik Ton (MT) atau naik enam persen dari konsumsi rata-rata harian.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk-produk Pertamina, misalnya BBM, LPG dan pelumas dapat menghubungi Pertamina Call Center 135. Layanan ini juga menerima masukan masyarakat mengenai pelayanan SPBU, agen dan pangkalan LPG, serta outlet pelumas.