Angka ini hasil pemantauan langsung Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto melalui udara pada jalur mudik Tol Trans Jawa.

Mabes Polri memperkirakan terjadi penurunan volume kendaraan mencapai 60-70 persen setelah pemerintah resmi melarang mudik Lebaran pada 6-17 Mei. Angka ini hasil pemantauan langsung Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto melalui udara pada jalur mudik Tol Trans Jawa.

"Kemarin saya melakukan patroli udara dari Jakarta sampai Trans Jawa jalur dalam keadaan di bawah normal, justru cenderung sepi," kata Arief di sela-sela meninjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat Progo di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Sabtu (8/5).

Arief menjelaskan, pada Kamis (6/5) lalu, penurunan volume kendaraan di tol Trans Jawa mencapai 50-60 persen dibanding hari biasanya. Kemudian pada Jumat (7/5) malam hingga Sabtu (8/5) pagi, penurunan volume kendaraan mencapai 60-70 persen.

"Dan tadi malam sampai tadi pagi bahkan turun 60-70 persen. Artinya kesadaran masyarakat sudah cukup paham dengan adanya kebijakan ini," ujarnya.

"Dan ini harus terus dipertahankan semata-mata untuk menjaga masyarakat itu sendiri jangan sampai terjadi penularan dan kita karena mobilitas ini bahaya terjadinya penularan," lanjutnya.

Arief dikutip Kumparan.com pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap di rumah saja saat merayakan Idul Fitri. Memang silaturahmi secara fisik tidak bisa dilakukan, tetapi masyarakat masih bisa bersilaturahmi dengan keluarga secara virtual.

"Bisa dengan menggunakan fasilitas komunikasi yang lain dengan video call dan lain sebagainya," pungkasnya.