Kalau tak ada aral, mulai Juni 2021, pengusaha ritel yang tergabung dalam Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) melakukan vaksin terhadap 500 ribu karyawannya.

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkerja sama dengan pemerintah untuk melakukan vaksinasi kepada seluruh karyawan ritel yang ada di Indonesia.  

Rencananya ada 500 ribu karyawan anggota Hippindo yang tersebar di bandara, mall, resto, rest area, stasiun, pelabuhan dan commercial area maupun karyawan support dan juga untuk supplier ritel dan penyewa yang nantinya di vaksinasi. "Ada 500 ribu orang untuk sektor ritel di seluruh Indonesia, rencananya mulai Juni divaksinasi secara bertahap," kata Budihardjo dikutip dari MNC Portal Indonesia, Senin (17/5/2021)  

Menurutnya, program vaksinasi ini sangat penting untuk pemulihan ekonomi nasional. Sebab sudah satu tahun lamanya sektor ritel terpuruk oleh pandemi covid-19. "Kita kan baru menghadap Presiden Joko Widodo. Kami menyampaikan pentingnya vaksinasi untuk pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.  

Dia mengatakan, program vaksinasi yang akan dilakukan ini berbeda dengan vaksin gotong royong. Vaksinasi yang akan dilakukan pihaknya termasuk dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).  "Untuk sektor front liner, yaitu pedagang, penjual, karyawan di mal, bandara, restoran dan hotel. Kami sedang membuatkan program vaksinasi untuk karyawan ritel dengan asosiasi lainnya, tapi bukan vaksin mandiri," terangnya.  

Untuk mendukung program pemerintah ini, Hippindo akan membuat pin untuk tanda bahwa karyawan sudah di vaksinasi. Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kepercayaan diri bagi masyarakat umum untuk pergi ke pusat perbelanjaan.   "Jadi kami support pake pin, yang bertuliskan sudah di vaksin. Jadi nanti pas masyarakat ke toko kami ada pin yang dipakai bahwa kami sudah di vaksin. Sehingga masyarakat tenang untuk belanjanya," tandasnya.