Dia mengatakan penembakan terjadi di bagian halaman rel tempat pekerja melakukan perawatan pada kendaraan, dan tidak berada di pusat operasi dan kendali fasilitas.

Seorang karyawan menembak delapan rekan kerjanya hingga tewas di halaman kereta komuter di San Jose, California. Pelaku juga menembak dirinya sendiri hingga tewas.

Dilansir reuters, Kamis (27/05/2021) pihak berwenang tidak memberikan informasi secara detail terkait kemungkinan motif penembakan.

Kejadian ini disebut berlangsung sekitar pukul 06.30 Waktu Pasifik (1330 GMT) di Valley Transportation Authority (VTA), yang menyediakan layanan kereta api dan bus untuk San Jose, pusat lokasi Silicon Valley.

Setidaknya ada 80 staf di TKP saat penembakan California terjadi. Sementara tersangka teridentifikasi bernama Samuel Cassidy, karyawan VTA.

"Sebuah tragedi mengerikan telah terjadi hari ini dan pikiran serta cinta kami tertuju pada keluarga VTA," ujar Ketua Dewan VTA Glenn Hendricks.

Dia mengatakan penembakan terjadi di bagian halaman rel tempat pekerja melakukan perawatan pada kendaraan, dan tidak berada di pusat operasi dan kendali fasilitas.

Presiden AS Joe Biden menyebut insiden penembakan California ini sebagai tragedi mengerikan, dan memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang.

"Sekali lagi, saya mendesak Kongres untuk segera mengambil tindakan dan memperhatikan seruan rakyat Amerika, termasuk sebagian besar pemilik senjata api, guna mengakhiri epidemi kekerasan senjata di Amerika ini," imbuh Biden.