SBY menuturkan setelah lengser, kepemimpinanya menunjukkan hasil yang baik. Angka kemiskinan dan pengangguran turun secara signifikan, demikian pula pertumbuhan ekonomi yang meningkat.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut disertasi yang ditulisnya untuk meraih gelar doktor dari IPB diterapkan selama dirinya memimpin Indonesia. Disertasinya mengangkat tema pertumbuhan ekonomi hingga mengurangi pengangguran dan kemiskinan.

"Saya jadi ingat 17 tahun yang lalu tahun 2004 juga mengikuti sidang terbuka seperti ini. Saya masih ingat disertasi yang saya tulis, saya persiapkan judulnya atau temanya upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, dan pengangguran dengan menggalakkan pembangunan pertanian perdesaan dan infrastruktur dari sisi ekonomi, politik, kebijakan fiskal," kata SBY dalam acara promosi doktor anaknya, Edhie Baskoro Yudhyono atau Ibas, Kamis (10/6).

SBY menuturkan setelah lengser, kepemimpinanya menunjukkan hasil yang baik. Dia menyebut angka kemiskinan dan pengangguran turun secara signifikan, demikian pula pertumbuhan ekonomi yang meningkat.

"Alhamdulillah, sejarah membuktikan kalau dulu setelah selesai memimpin, pengangguran kita drop, kemiskinan kita drop secara signifikan, dan pertumbuhan meningkat dengan baik. Saya kira di samping izin Allah, dukungan rakyat Indonesia, IPB juga memberikan andil terhadap penyiapan itu," ujarnya.

"Bahwa salah satu mahasiswanya dengan disertasi seperti itu, setelah saya berkuliah 3 tahun akhirnya menjadi bagian utama dari economy policy di negeri kita," lanjut SBY.

Selama 10 tahun memimpin Indonesia, dikutip Kumparan, SBY menerapkan strategi yang disebut dengan four track strategy yakni pro pengangguran, kemiskinan hingga pertumbuhan ekonomi. Hal itu menjadi pokok pemikirannya dalam disertasi yang ia tulis.

"Kandungan dari disertasi saya itu akhirnya selama 10 tahun menjadi elemen utama dari kebijakan ekonomi Indonesia. Semua tahu kebijakan ekonomi yang saya jalankan dulu adalah four track strategic yaitu kebijakan dan strategi pembagunan ekonomi yang pro pertumbuhan, pro pengurangan, pro pengurrangan kemiskinan dan tentunya pro pemeliharaan lingkungan," jelas SBY.

SBY pun bersyukur. Sebab, 3 bulan usai mendapatkan gelar doktor IPB, ia terpilih sebagai kepala negara. Sehingga pokok pemikiran yang ditulis melalui disertasinya dapat diterapkan.

"Saya bersyukur sungguh bersyukur karena 2,3 bulan setelah ujian terbuka waktu itu Allah takdirkan saya, rakyat Indonesia berikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin negeri ini," tutup dia.