Nadia Christina menceritakan, dirinya mendapat KDRT dari suami, Alfath Fathier saat lagi positif COVID-19. Nadia mengaku dianiaya Alfath selama 4 jam dari jam 2 hingga jam 6 pagi nonstop!

Nadia Christina menceritakan, dirinya mendapat KDRT dari suami, Alfath Fathier saat lagi positif COVID-19. Nadia mengaku dianiaya Alfath selama 4 jam dari jam 2 hingga jam 6 pagi nonstop!

Awalnya, Nadia bersama Alfath nongkrong di sebuah kafe. Karena merasa tak enak badan akibat COVID, Nadia meminta pulang.

Namun, menurut Nadia, mantan pesepakbola Persija ini malahan marah dan tak terima ajakan pulang Nadia.

"Pemicunya adalah karena tersinggung. Pulang dari kafe aku nggak enak badan, sudah berasa baik. 'Balik yuk, balik duluan'. Dia bilang, 'salah gue apa'. Pas pulang, aku nyetir, dia tendang-tendangin aku sampai rumah," kata Nadia dalam podcast Denny Sumargo, Selasa (13/7/21).

Masih menurut Nadya, kekerasan yang dilakukan Alfath berlangsung sepanjang jalan hingga di parkiran apartemen. Alfath pun berteriak memaki-maki Nadia.

"Aku minta tolong ke orang-orang, tolongin dong jauhin ini orang dari saya. Ditonjok saya. Saksinya banyak banget," beber Nadia.

Saat masuk kamar apartemen, Nadia kembali dipukul Alfath.

"Lagi covid, menggigil, meriang, sesak napas. Itu 15 Juni dihajar dari jam 2 pagi sampai jam 6 pagi nonstop. Dicekek, dikremes, ditendang, diludahi," ucapnya.

Pukul 6 pagi, Nadia menghubungi sang ibu untuk meminta tolong. Sang paman dari Sukabumi pun datang menjemput dan membawa Nadia ke rumah sakit.

"Muka hancur, si virus mulai makin mengganas. Mungkin karena mental makin drop, sesak napas juga," imbuhnya.

Nadia pun memilih menyudahi pernikahan dan menolak rujuk.

"Pisah fix. Lebih baik lepaskan toxic, kita bahagia. Dari pada kita pertahankan racun yang toxic, racun lah kita," ujar Nadia.