Berikan pemahaman yang lebih baik ke masyarakat bahwa pembatasan mobilitas dan aktivitas yang harus dilakukan saat ini memang harus dilakukan

Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat akan selesai sampai 20 Juli. Namun Pemerintah belum memastikan akan kembali diperpanjang atau tidak.

Terkait hal tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, kebijakan PPKM Darurat adalah momentum krusial bagi pemerintah untuk membuktikan kepada rakyat bahwa segala upaya konstruktif terus dilakukan pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Pastikan rakyat yang sakit bisa mendapat perawatan di rumah sakit. Perbanyak rumah sakit darurat, bila rumah sakit yang ada tidak lagi mampu menampung. Pastikan obat-obatan dan oksigen tersedia, termasuk untuk yang menjalani isolasi mandiri,” kata Puan kepada wartawan, Senin (19/7).

Ia meminta pemerintah bisa memastikan langkah dan kebijakan yang diambil terkait pandemi benar-benar memberi solusi nyata.

“Berikan pemahaman yang lebih baik ke masyarakat bahwa pembatasan mobilitas dan aktivitas yang harus dilakukan saat ini memang harus dilakukan. Jawab juga kesabaran rakyat menjalaninya dengan hasil nyata pengendalian dan penanganan pandemi,” ujarnya.

Puan mengatakan, PPKM Darurat diperpanjang atau tidak, harus diputuskan berdasarkan data yang juga transparan ke publik. Termasuk juga penjelasan kepada publik dengan argumentasi dan tujuan yang berlandaskan data dan fakta.

Ketua DPP PDIP ini menyoroti beragam fakta dan pemberitaan terkait masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena terpapar wabah ini.

Dia pun meminta pemerintah pusat dan daerah memberikan solusi yang sama besarnya bagi kalangan ini.

“Pastikan mereka yang menjalani isoman juga mendapatkan akses dan layanan untuk berobat dengan mudah dan cepat, di kondisi yang masuk kategori tidak perlu ke rumah sakit sekalipun,” pungkasnya