Perkembangan nilai aset mata uang kripto semakin tidak mengenakkan. Di antara 10 uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, dogecoin amblas paling parah.

Ya, betul sekali. Dogecoin mencapai 8,04 persen dalam 24 jam terakhir menjadi US$0,178 per koin. Diikuti, ethereum yang merosot 5,19 persen jadi US$1.876. Sementara, mata uang kripto terpopuler bitcoin turun 2,38 persen jadi US$31.545 per koin.

Mengutip coinmarketcap.com, Senin (19/7/2021), penurunan kripto terus terjadi dalam sepekan terakhir. Angkanya pun tidak main. Dogecoin, misalnya, amblas 17,19 persen. Lalu, penurunan ethereum mencapai 12,41 persen dalam sepekan. Sedangkan, bitcoin melorot 7,60 persen dalam sepekan.

Mata uang kripto lain yang terjerembab adalah binance coin, cardano, dan XRP. Ketiganya mencatat penurunan 2,71 persen, 3,43 persen, dan 3,59 persen dalam sehari.

Sementara dalam sepekan terakhir, penurunan binance coin mencapai 7,57 persen menjadi US$299,71 per koin, cardano turun 13,18 persen menjadi US$1,17 dan XRP anjlok 9,43 persen menjadi US$0,579 per koin.

Pun demikian, masih ada kripto yang mengilap, seperti tether yang tercatat tumbuh tipis 0,04 persen menjadi US$1 per koin. Kemudian, USD coin turun 0,06 persen jadi US$1 per koin.

Sebagai pengingat, di Indonesia, uang kripto masih dilarang sebagai alat bayar. Namun, kripto menjadi komoditas bursa berjangka, sehingga tak masalah selama digunakan sebagai investasi maupun komoditas yang diperjualbelikan oleh para pelaku pasar. Aset kripto diregulasi oleh Bappebti lewat Peraturan Bappebti No 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka.