Hari-hari ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merasa risih dengan keluhan banyak pengusaha. Terdengar agak sedikit lebai, apalagi mereka yang sedikit-sedikit bilang mau bangkrut.

Menanggapi pengusaha yang terlalu banyak mengeluh itu, Sri Mulyani bilang, pemerintah sudah siapkan banyak insentif. Jadi tidak masalah dengan pengetatan mobilitas selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang dikini dirubah menjadi PPKM level 4 .

Saat ini, kata Sri Mulyani, pemerintah telah memberikan berbagai insentif bagi dunia usaha. Namun, pemerintah, menurut dia, tidak bisa melihat hanya satu dua sektor saja, karena ada beberapa sektor yang tetap tumbuh sementara yang lain tertekan. "Ini ada situasi divergen, bahkan jadi pemenang dan banyak kenaikan dari produksi terutama dari farmasi dan kesehatan. Namun ada sektor yang mengalami pemulihan dibayangi risiko covid seperti perhotelan atau transportasi," kata Sri Mulyani dalam video conference, Rabu (21/7/2021).     

Ia menambahkan, saat ini, sektor manufaktur mulai membaik dilihat dari indeks PMI Manufaktur yang meningkat. Sayangnya perbaikan ini memang tidak bisa diartikan bahwa semua sektor sudah bisa bangkit karena beberapa sektor usaha masih belum pulih. "Oleh karena itu, kita tentu bisa memahami kalau suara pengusaha akan beragam. Biasanya yang bersuara dari mereka yang tidak mudah, dari market belum pulih, demand masih lemah atau terdampak dari langkah-langkah waktu terjadi kenaikan varian delta ini," ungkap Sri Mulyani.

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunit itu, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan terus memonitor berbagai kebijakan yang telah dijalankan untuk membantu dunia usaha agar bisa bertahan. "Kita akan lihat dan mempertajam kebijakan-kebijakan dan selama ini membantu dunia usaha dari sisi perpajakan. Itu menunjukkan perusahaan membutuhkan insentif itu. Kredit untuk modal kerja dalam rangka memberikan jaminan," lanjut Sri Mulyani.

Sri Mulyani pun menjamin, pemerintah akan berupaya agar tetap menjaga stabilitas sistem keuangan dan mengendalikan pandemi covid-19. Tak lupa, Sri Mulyani mengajak masyarakat untuk berkontribusi mengendalikan covid-19 dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan.