Menurut Luhut, tak ada satu negara pun yang mampu 'bersih' mengatasi varian Delta. Dikatakannya, varian Delta memang sulit ditangani. Sehingga perlu diambil kebijakan-kebijakan dalam mengatasinya

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, pemerintah bertindak cepat dalam menangani penyebaran Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19, khususnya varian Delta. 

Menurut dia, waktu pengambilan tindakan bisa berimbas pada nyawa rakyat. Luhut memastikan perjuangan Indonesia melawan COVID-19 varian Delta ini belum usai. Oleh sebab itu dia mengajak semua pihak bahu-membahu.

"Ini masalah kemanusiaan. Kita berbuat dengan cepat. Keterlambatan kita mengambil action, itu menyangkut berapa orang meninggal," kata Luhut dalam jumpa pers virtual pada Rabu (21/07/2021).

"Keresehan kita berpolitik untuk ini juga mengakibatkan orang meninggal," tambahnya.

Luhut berpendapat bahwa ribut-ribut politik juga bisa berimbas rakyat meninggal. Oleh sebab itu, dia mengajak semua pihak untuk bersatu dan mendukung kebijakan PPKM ini.

"Jadi kalau kita semua punya tanggung jawab untuk rakyat Indonesia, untuk konstituen kita, kita jaga sikap kita, kita dukung lah ini. Proses pengambilan keputusan, semua kami dengarkan," ucapnya.

Luhut mengaku sudah mengajak sederet pihak untuk berdiskusi termasuk para guru besar dari berbagai universitas. Dia memastikan data yang diambil sudah tepat.

"Percayalah bahwa kami melakukan yang terbaik. Tapi Delta Variant ini hal yang sulit dihadapi, memang itu nyatanya," kata Luhut. 

Menurut Luhut, tak ada satu negara pun yang mampu 'bersih' mengatasi varian Delta. Dikatakannya, varian Delta memang sulit ditangani. Sehingga perlu diambil kebijakan-kebijakan dalam mengatasinya.

"Varian Delta ini sulit dihadapi, memang itu nyatanya. Tak ada satu negara pun di dunia yang clean bisa mengatasi ini," kata Luhut.

Luhut menegaskan, saat ini sudah ada perbaikan terkait dengan penanganannya penyebaran COVID-19. Angka penularannya pun terus turun.

"Varian Delta ini terlihat dalam 2-3 minggu, sudah waktunya mulai menurun. Namun kita tetap hati-hati jangan sampai memburuk karena kita perang lawan Varian Delta yang cukup ganas ini," kata Luhut.

Untuk itu, Pemerintah akan menggencarkan upaya testing dan tracing. Hal ini terutama di kawasan perumahan padat penduduk untuk membendung laju penyebaran Varian Delta yang sangat menular.

"Jadi mohon kesabaran kita semua karena kita berperang terhadap Varian Delta, varian ini sangat ganas," imbuh Luhut.