Posisi Golkar dalam koalisi, lanjut akademisi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini, berbeda dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sebagai partai yang menaungi Jokowi di mana sejumlah kadernya belakangan melancarkan banyak kritik

Hubungan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak semakin mesra. Setidaknya, hal itu tampak dari foto Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat baduy bersama  Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang beredar usai Sidang Tahunan MPR RI.

Tak hanya itu, putra sulung Jokowi yang kini menjabat Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga memasang foto profil media sosialnya bersama Airlangga.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, kemesraan Jokowi dan Airlangga adalah hal wajar sebagai kepala negara dan menterinya.

Hanya saja, kata Adi, secara politik memang akan ada banyak tafsir. Utamanya, soal rasa nyaman Jokowi pada Partai Golkar sebagai salah satu kekuatan besar koalisi.

"Jokowi saat ini terlihat lebih nyaman dengan Golkar yang total 1.000 persen loyal mendukung penuh pemerintah," kata Adi, Selasa (17/08/2021).

Posisi Golkar dalam koalisi, lanjut akademisi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini, berbeda dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sebagai partai yang menaungi Jokowi di mana sejumlah kadernya belakangan melancarkan banyak kritik.

"Golkar kan agak sedikit beda dengan PDIP yang sejumlah elitenya keras mengkritik Jokowi," pungkasnya.