Gerindra selama ini tidak menghalangi jalannya interpelasi asal sesuai dengan aturan.

Fraksi Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta memboikot rapat paripurna interpelasi Formula E yang dijadwalkan besok, Selasa (28/9). Penjadwalan itu dinilai tidak sesuai dengan prosedur.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani mengatakan dalam undangan rapat badan musyawarah (bamus) yang ditandatangani oleh Ketua DPRD, tidak ada pembahasan tentang paripurna interpelasi.

Rani pun memberikan undangan rapat bamus. Dalam agenda itu, ada 7 yang dibahas, salah satunya soal penetapan jadwal pembahasan KUPA PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2021, namun memang tidak ada agenda soal interpelasi Formula E.

"Menurut saya paripurna interpelasi besok itu tidak sesuai mekanisme sebagaimana seharusnya. Walaupun yang memutuskan Ketua dewan tapi tentunya ada mekanisme sesuai aturan yang berlaku yang harusnya beliau lakukan," kata Rani saat dihubungi, Senin (27/9).

Ia mengaku sangat menyayangkan keputusan tersebut. Rani mengatakan Gerindra selama ini tidak menghalangi jalannya interpelasi asal sesuai dengan aturan.

"Tidak pastinya (hadir paripurna) karena kita kan memilih tidak interpelasi, dari awal pun Gerindra sudah bersikap tidak memilih ikut dalam interpelasi karena itu konsisten sampai akhir," kata Rani.

Penasihat Fraksi PKS, Suhaimi dikutip CNN Indonesia juga mempersoalkan hal serupa. Ia mengatakan agenda penetapan jadwal interpelasi tidak ada dalam undangan bamus.

Menurutnya jika memang ingin mengagendakan interpelasi, seharusnya dibuat surat undangan baru.

"Kalau mau interpelasi secara khussus, dibikin lagi verbalnya, atau kita paraf lagi, jangan kemudian agenda itu dimasukkan dalam agenda itu tanpa persetujuan, tanpa ada di dalam agenda yang sudah kita paraf. Kalau gitu caranya, menurut saya itu menelikung," katanya.

Ia pun mengatakan bahwa Fraksi PKS tidak akan menghadiri rapat paripurna interpelasi itu.

"Yang jawab bagusnya ketua fraksi ya, secara prosedur, meskipun enggak apa-apa saya mengatakan enggak akan hadir," katanya.

DPRD DKI Jakarta diketahui akan menggelar rapat paripurna terkait interpelasi Formula E pada Selasa (28/9) besok. Rapat paripurna akan digelar pada pukul 10.00 WIB.

"Setelah rencana kerja, usulan-usulan semua dibamus-kan sudah selesai, ada usulan dari 2 fraksi, karena di tatib dikatakan 15 orang sudah cukup untuk interpelasi, dijadwalkan lagi, disetujui," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/9).