Keputusan PT Putra Rajawali Kencana Tbk yang besandi saham PURA, mengendorse Ustaz Yusuf Mansur, benar-benar tepat. Harga saham emiten level 'gocapan' ini, mulai naik.

Di lantai bursa, Ustaz Yusuf benar-benar bertangan dingin. Buktinya, harga PURA yang masuk kategori saham Rp50 alias gocap selembar, bisa lebih berharga ditangannya. Saham emiten sektor logistik dan angkutan barang naik 34 persen.

"Mengenal lebih dekat lebih jauh, tentang PURA. Mohon doa untuk semua perusahaan di tanah air. Semuanya aja didoain. dan seluruh perusahaan di dunia. dengan seluruh ekosistem dan mata rantainya," kata dia, dikutip dari kumparan.com, Senin (27/9/2021).

Hal itu disampaikan Ustas Yusuf sambil mengunggah video profil emiten PT Putra Rajawali Kencana Tbk dan perkembangan bisnisnya.
Tak menunggu lama saham PURA merangkak naik 17 poin menjadi Rp67, atau setara 34 persen.

Padahal, selama tiga bulan terakhir, atau sejak 1 Juli 2021, saham PURA berada di kasta terendah yakni saham gocapan. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, pergerakan harga saham perusahaan logistik itu ditopang nilai transaksi jumbo Rp50,54 miliar, dengan volume perdagangan mencapai 2,56 miliar saham.

Sebelumnya, Ustaz Yusuf masuk ke saham 'gocap' lainnya yakni emiten sektor properti PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL). Seperti juga PURA, REAL lama teronggok di harga Rp 50 yakni sejak awal 2021.

"Ini saham gocap, hehehe tapi fundamentalnya bagus. Bisa jadi kendaraan buat seluruh bisnis properti. Entar kita kelola yang bener ini perusahaan. bukan jadi perusahaan goreng-gorengan. tumbuh dan besar bareng. Saya masuk dengan izin Allah jadi pemegang sahamnya," tulis Yusuf Mansur di caption Instagramnya, dikutip Minggu (15/8/2021).

Sejak itu, saham REAL pun terkerek naik. Apalagi kemudian Yusuf Mansur memberikan proyek pembangunan pondok pesantren Daarul Quran ke REAL yang diklaim senilai Rp 825 miliar. Hingga Senin (27/9/2021) ini, saham REAL ada di posisi Rp 119 atau naik 6,25 persen (7 poin).