Media lokal melaporkan kerusuhan bermula dari kericuhan antara anggota geng 'Los Lobos' dan 'Tiguerones'.

Kerusuhan di Lapas Litoral, Guayaquil, Ekuador, menyebabkan 24 narapidana tewas dan 48 terluka. Bentrokan pecah antar geng di Lembaga Pemasyarakatan Litoral.

Media lokal melaporkan kerusuhan bermula dari kericuhan antara anggota geng 'Los Lobos' dan 'Tiguerones'. Dua geng tersebut mempersenjatai diri dengan parang, senapan bahkan Granat.

Daily Star, Rabu (29/09) kemarin melaporkan, kerusuhan terjadi karena dua geng itu memperebutkan penguasaan salah satu paviliun penjara.

Otoritas lapas mengungkapkan, dua pekan sebelumnya lapas sempat diserang drone sebagai bagian dari perang yang dilancarkan antar geng.

Pada hari kerusuhan, sistem peringatan mendeteksi ledakan dan suara tembakan dari geng kriminal yang bertikai.

Gubernur Provinsi Guayas Pablo Arosemena dalam kicauannya di Twitter mengucapkan terima kasih untuk upaya pemulihan ketertiban itu.

"Saya tahu ini bukan tugas yang mudah. Tetapi tentu diperlukan upaya tegas untuk menunjukkan kehadiran negara," tulis Arosemena.

Dia mengunggah momen dia meninjau lapas, dengan para tahanan tiarap di lantai dan tangan diletakkan di kepala.

Gambar mengerikan yang viral menunjukkan narapidana berada di atap penjara memegang parang dan senapan shotgun.

Dalam video yang beredar di Twitter, sejumlah napi begitu putus asa menyelamatkan diri dari pertumpahan darah tersebut.

Harian Ekuador Teleamazonas melaporkan, aparat masih menyusuri paviliun yang masih terlibat baku tembak, dengan korban tewas diyakini akan bertambah.

"Delapan di antaranya dipenggal," ujar salah satu reporter setempat menggambarkan kengerian tersebut di Twitter.

Kerusuhan pecah pada Februari dan Juli di sistem penjara Ekuador, yang menampung sekira 39.000 narapidana. Setidaknya 79 orang tewas dalam kekerasan Februari, dan pada Juli setidaknya 22 orang.

Pada Agustus Presiden Guillermo Lasso mengatakan pemerintah akan menyediakan lebih banyak dana untuk sistem penjara yang penuh sesak untuk membangun bangsal baru dan memasang peralatan baru untuk meningkatkan keamanan.