Kang Emil--sapaan akrab Ridwan Kamil--dalam acara tersebut mengaku terbuka dengan partai tersebut untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Ada yang manarik dari kehadiran Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam workshop yang digelar Partai Amanat Nasional (PAN). Kang Emil--sapaan akrab Ridwan Kamil--dalam acara tersebut mengaku terbuka dengan partai tersebut untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

"Jadi 2024 dimana takdir saya jemput tidak jadi tidak masalah, tapi kalau ada sebuah pintu terbuka misalnya dari partai PAN saya bismillah," ujar Ridwan di Bali yang dipantau secara daring, Selasa (5/10).

Namun jika dirinya tak terlibat dalam Pilpres 2024, ia tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sebab menjadi pemimpin menurutnya memiliki dua makna, pertama adalah bermanfaat.

"Buat saya kepemimpinan harus bermanfaat, buat apa jadi gubernur kalau tidak ada perubahan," ujar Kang Emil.

Kedua, menjadi pemimpin harus diniatkan sebagai bentuk ibadah. Hal tersebutlah yang menjadi prinsipnya sejak menjadi Wali Kota Bandung selama dua periode hingga Gubernur Jawa Barat saat ini. 

"Jadi pertanyaan 2024, itu jawabannya ketika takdir datang membuka pintunya saya orangnya fighter, Pak Zul," ujar Kang Emil.

Ia mengatakan, dirinya sudah terbiasa bertarung. Ia menceritakan kala maju di pemilihan gubernur (Pilgub) 2018, ketika banyak menghadapi calon-calon dengan latar belakang jenderal.

"Saya pahami waktu wali kota, wali kotanya udah dua kali incumbent saya menang, waktu pilgub Pak Aher dua kali saya masuk menang. Kira-kira begitu, itu yang dimaksud nasehat ibunda saya dalam terawangan ibu," ujar Ridwan.

Sebelumnya, Kang Emil dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, bertemu pada Sabtu (28/8). Zulkifli Hasan mengunggah pertemuannya dengan Ridwan Kamil di akun Instagram miliknya @zul.hasan. Akun resmi Instagram PAN juga mengunggah aksi Zulkifli Hasan membuat konten Tiktok dengan Kang Emil.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno, menjelaskan pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahim yang biasa dilakukan Zulkifli Hasan ketika mengunjungi daerah-daerah. 

"Pertemuan dengan Pak Ridwan Kamil kemarin dilaksanakan karena memang PAN memiliki fraksi di DPRD Jawa Barat yang mana Pak Zul sudah menyampaikan secara terbuka bahwa fraksi diminta untuk mendukung kebijakan-kebijakan Gubernur," kata Eddy.