Pembangunan dalam narasi Indonesia sentris tetap dilaksanakan. Antara lain dengan pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan transformasi ekonomi.

Masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah lewat dua tahun. Pembangunan dalam narasi Indonesia sentris tetap dilaksanakan. Antara lain dengan pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan transformasi ekonomi.

"Selama dua tahun ini, Presiden melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan tol, jembatan, bendungan, embung dan lain-lain," ujar Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman kepada wartawan, Jumat (22/10).

Fadjroel mengatakan, hal tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan keterhubungan antar daerah. Sementara pembangunan SDM dilakukan melalui program merdeka belajar.

Selama dua tahun terakhir, di tengah masa pandemi virus corona (Covid-19), pemerintah juga menggenjot digitalisasi pendidikan. Pemerintah juga melanjutkan beasiswa pendidikan dan peningkatan gizi anak Indonesia.

Pada sektor transformas ekonomi, Jokowi mendorong sektor ekonomi hijau. Visi tersebut dilakukan melalui berbagai program kegiatan.

"Ekonomi hijau direalisasikan dengan melanjutkan upaya deforestasi yang telah mencapai 75,03%, teknologi industri ramah lingkungan, dan pengurangan emisi," kata Fadjroel.

Penguruangan emisi dilakukan dengan mendorong energi baru terbarukan (EBT) seperti biodeisel. Selain itu, Jokowi juga mendorong konservasi lingkungan termasuk restorasi lahan gambut dan mangrove.

Jokowi juga mendorong Indoensia untuk melakukan hilirisasi industri sehingga mendapat nilai tambah. Hilirisasi industri dipacu melalui proyek pembangunan smelter untuk industri tambang.