Per 21 Oktober 2021, sebanyak 3.545 sampel telah mengikuti tes swab, hasilnya pun sudah muncul. Sebanyak 77 (2,2%) di antaranya positif Covid-19

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menutup sejumlah sekolah yang menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Bandung.

Sekretaris Disdik Kota Bandung, Cucu Saputra mengatakan, penutupan tersebut dilakukan menyusul adanya kasus Covid-19 di atas 5 persen pada sekolah tersebut.

"Sekarang ada 14 sekolah yang menggelar PTM Terbatas yang kita hentikan kegiatannya," ujarnya, dilansir rmol.id. Sabtu (23/10).

Cucu mengungkapkan, setidaknya ada 84 siswa dan guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab PCR acak.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengungkapkan ada 12 sekolah yang ditutup menyusul adanya kasus Covid-19.

"SMK 5, SMP Pelita , SD YAS, SD Ibnu Taimiyah, SLB  Sumber Sari, SMK  Buana Karya, SMAN 6, SD Leuwipanjang, SD Pabaki, SDN Panyileukan, SDN Cihampelas, SMP Pasundan 2 Dago, dihentikan sementara PTMT-nya," ungkap Ema, Jumat kemarin (22/10).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara menyampaikan informasi terkini atas hasil tes swab acak siswa dan guru pada sekolah yang tengah mengikuti PTM Terbatas.

Per 21 Oktober 2021, sebanyak 3.545 sampel telah mengikuti tes swab, hasilnya pun sudah muncul. Sebanyak 77 (2,2%) di antaranya positif Covid-19.

"Kebanyakan siswa dari jumlah yang positif. Proporsi jumlah siswa dalam pengambilan sampel kan memang jauh lebih banyak daripada guru," ucap Ahyani.