Dalam Surat Keputusan Nomor 66/I/2022 itu, terdapat 328 Perwira Tinggi TNI yang dirotasi.

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa
menerbitkan Surat Keputusan terbaru tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dalam Surat Keputusan Nomor 66/I/2022 itu, terdapat 328 Perwira Tinggi TNI yang dirotasi.

Kapuspen TNI, Mayjen Prantara Santosa, Sabtu (22/01) kemarin menjelaskan, jika mutasi kali ini diputuskan di Jakarta pada Jumat malam WIB. Selain mutasi jabatan, pati juga ada yang dimutasi di jabatan baru.

"Hal itu telah diamanatkan dalam Perpres Nomor 66 Tahun 2019 (tentang Susunan Organisasi TNI)," kata Prantara di Jakarta.

Salah satu yang juga terkena rotasi yakni Komandan Korem (Danrem) 061/Surya Kencana, Brigjen Achmad Fauzi. Dalam surat ini, Achmad Fauzi diberi jabatan sebagai Direktur Pengkajian dan Pengembangan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Dirjianbang Seskoad).

Khusus untuk Brigjen Achmad Fauzi, rotasi jabatan sebagia Danrem Suryakencana tidak berselang lama setelah insiden dengan Bahar bin Smith pada akhir 2021.

Fauzi kala itu berdebar dengan Bahar bin Smith di depan Pondok Pesantren (Ponses) Tajul Alawiyyin di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat (31/12) lalu.

Video perdebatan keduanya kala itu akhirnya akhirnya viral dan mendapat sorotan publik.

Sementara posisinya sebagai Danrem Surya Kencana akan ditempati Kolonel Rudy Saladin yang sebelumnya menjabat Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Surakarta.