Kalau Anda cinta produk elektronik dalam negeri, tentunya tidak asing dengan merek Polytron Indonesia, produksi PT Hartono Istana Teknologi.

Tahun ini, Polytron betul-betul kena batunya. Ya, lantaran kelangkaan chip global yang berdampak kepada produksi. Masih ada kendala lain, PPN naik jadi 11 persen mulai April memicu naiknya harga.

Dikutip dari kumparan.com, Kamis (21/4/2022), Product Manager Video Polytron, Bambang Athung mengatakan, kelangkaan chip itu setidaknya sudah dirasakan Polytron dalam dua tahun terakhir.

“Kelangkaan chip ini tak hanya mempengaruhi produksi TV Polytron saja tapi juga produk audio kami,” kata Bambang, Jakarta, Rabu (20/4/2022).

Meski begitu, Polytron sampai saat ini masih terus berkomunikasi dengan supplier chip guna komitmen untuk produksi di dalam negeri.

Untuk mengatasi hal tersebut, Polytron setidaknya mau tak mau menyesuaikan harga. “Setidaknya kami sudah menaikkan harga 5 persen,” tambah Bambang.

Meski begitu, pihaknya mengaku untuk tahun ini supply chip sudah mulai membaik dari tahun lalu. Namun, jika untuk supply secara normal, Polytron mengaku masih butuh waktu yang lama.

“Kami memperkirakan, setidaknya supply chip sudah mulai normal akhir tahun ini, atau tahun depan,” tambah dia.

Selain kelangkaan chip global, kata Bambang, Polytron masih harus menghadapi tantangan lain, yakni kenaikan PPN jadi 11 persen.

Menurut Bambang, kebijakan pemerintah tersebut akan berdampak. “Pasti akan memukul konsumen langsung, kenaikannya pasti berasa,” tutur Bambang.

Walaupun pihaknya mengaku, saat ini dampak tersebut belum terlihat. Untuk itu, Polytron sendiri untuk tahun ini lebih menjaga market share atau pangsa pasar.

Adapun saat ini pangsa pasar Polytron berada di kisaran 20 persen. “Untuk menaikkan (market share) dengan kondisi saat ini agak sulit, jadi kita lebih memaintain aja,” pungkas dia.

Sekadar catatan, untuk memaintain market sahre, Polytron terus mengeluarkan produk baru sebagai jawaban kebutuhan pasar.

Salah satunya, yakni launching televisi untuk seri flagship, yaitu Mini LED Quantum 85 inch. TV ini mendukung teknologi Dolby Vision dengan HDR dan Dolby Atmos, kecepatan 120Hz Refresh Rate dengan VRR (Variable Refresh Rate), 4K Upscalling dan 4K Upstreaming.