Akan tetapi, foto ini beredar di media sosial usai MP Tumanggor ditetapkan sebagai tersangka kasus minyak goreng oleh Kejagung.

Kejaksaan Agung (Kejagung) didesak untuk mengusut aliran duit kasus mafia minyak goreng ke pejabat istana. 

Desakan tersebut muncul pasca beredarnya sebuah foto yang memperlihatkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moledoko sedang bersama Komisaris Minyak Goreng PT Wilmar Nabati Indonesia MP Tumanggor. 

Foto yang kemudian viral itu diunggah oleh akun Twitter @Valino15, Kamis (21/04/2022). Dalam foto tersebut terlihat Moeldoko sedang berbincang santai dengan MP Tumanggor di sebuah acara.

Mereka mengenakan kemeja warna putih. Tak hanya mereka, banyak juga yang memakai baju warna senada di foto tersebut. Namun saat itu, tampaknya Moeldoko sedang memberikan persetujuannya kepada salah seorang yang mau pamit kepadanya.

Tampaknya mereka menggelar acara bersama di sebuah hotel. Terkait waktu, tempat, dan nama acara belum diketahui pasti dari pengunggah foto ini. 

Akan tetapi, foto ini beredar di media sosial usai MP Tumanggor ditetapkan sebagai tersangka kasus minyak goreng oleh Kejagung.

KSP Moledoko sedang Bersama Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, MP Tumanggor yang Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Ekspor CPO oleh Kejagung - Foto: Net

 

Aktivis 98, Haris Rusly Moti ikut mencuit terkait hal ini melalui akun Twitternya @HarisRuslyMoti, Jumat (22/04/2022).

"Sobat, Viral Foto Moeldoko Bersama Komisaris Minyak Goreng MP Tumanggor. Kejaksaan Agung & PPATK harus bongkar aliran duit kejahatan mafia minyak goreng ke pejabat istana & penegak hukum, tak pandang bulu bongkar dugaan aliran duit ke Moeldoko, LBP, dll," cicit Haris Rusly Moti.

Haris Rusly Moti juga menyinggung pernyataan Moeldoko yang dengan tegas membantah pernyataan Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi soal mafia minyak goreng. 

Saat itu, Moeldoko mengatakan bahwa tak ada mafia, tetapi murni soal tata niaga.

"Sobat saya menduga sejumlah pejabat dan penegak hukum yang membuat pernyataan membela seakan tak ada mafia minyak goreng, mereka diduga menjadi bagian dari mafia minyak goreng. Segera usut aliran duit mafia minyak goreng ke pejabat istana, termasuk ke Moeldoko, LBP, dan penegak hukum," tutupnya.