Khan mengatakan, sistem yang sama berlaku untuk seluruh dunia sehingga tidak ada seorang pun di atas usia 65 yang bisa berangkat menunaikan ibadah haji

Otoritas Bangladesh menutup pelaksanaan ibadah haji bagi warga dengan usia di atas 65 tahun pada tahun 2022 ini. Larangan ini ditetapkan karena memperhatikan risiko Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 dan peraturan yang diberlakukan oleh Arab Saudi.
 
Aturan Saudi menetapkan orang yang berusia di atas 65 tahun tidak akan dapat melakukan haji tahun ini. 

"Sekalipun jika mereka telah terdaftar," kata Menteri Agama Bangladesh, Md Faridul Haque Khan, seperti dilansir BD News24, Senin (25/04/2022).

Khan mengatakan, sistem yang sama berlaku untuk seluruh dunia sehingga tidak ada seorang pun di atas usia 65 yang bisa berangkat menunaikan ibadah haji. Disebutkan, pemerintah memiliki waktu tiga atau empat bulan untuk menyelesaikan semua persiapan haji.

Namun, Khan menuturkan, untuk tahun ini, semua pekerjaan itu harus selesai dalam 34 hari. Setelah dua tahun terhenti akibat pandemi COVID-19, Arab Saudi kembali mengizinkan jemaah haji dari luar negeri. Sebanyak 57.856 orang dari Bangladesh akan diizinkan melakukan perjalanan tahun ini.

Pada 2020, Arab Saudi mengatakan, sebanyak 127.198 orang Bangladesh akan dapat melakukan perjalanan. Meski demikian, karena pandemi, tidak ada yang bisa pergi pada 2020. Kemudian situasi ini berlanjut pada tahun 2021.

Arab Saudi telah mengumumkan hanya orang di bawah usia 65 yang dapat melakukan haji tahun ini. Setiap jamaah haji harus telah menerima setidaknya dua dosis vaksin virus corona, memiliki sertifikat negatif Covid sebelum bepergian dan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.